Terbaik di Antara 109 Bank, bank bjb Peringkat Pertama Kategori Bank Go Publik
Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Penghargaan yang diraih bank bjb ini bukan tanpa alasan. Di mana, pada tahun pertama pandemi (2020), bank bjb tetap menunjukkan kinerja terbaiknya. Perseroan mencatat laba bersih secara konsolidasi Rp1,68 triliun sepanjang 2020, naik 8 persen dibandingkan 2019 senilai Rp1,56 triliun.
Pencapaian laba ini melampaui industri perbankan yang mencatatkan laba terkontraksi 33 persen selama periode 2020 lalu. Total nilai aset yang dimiliki bank bjb pun tumbuh sebesar 14,08 persen year on year (y-o-y) menjadi Rp140,93 triliun, dibandingkan aset pada 2019 senilai Rp123,5 triliun.
Kinerja bank bjb pada 2020 juga didorong sektor kredit yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan laba, tumbuh 9,07 persen y-o-y menjadi Rp95,21 triliun dari 2019 senilai Rp87,29 triliun. Kemudian Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp106,46 triliun, naik 19,1 persen dari sebelumnya Rp89,35 triliun.
Perolehan laba ini didapatkan dari kenaikan pendapatan bunga bersih senilai Rp6,5 triliun, naik 6,16 persen dibandingkan 2019 senilai Rp6,08 triliun. Sementara fee based income bank bjb naik hampir 6 persen menjadi Rp688,4 miliar dari posisi sebelumnya Rp649,63 miliar.
![Terbaik di Antara 109 Bank, bank bjb Peringkat Pertama Kategori Bank Go Publik]()
Tingkat risiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan rasio kredit macet Non Performing Loan (NPL) di angka 1,4 persen atau turun dari 2019 di posisi 1,58 persen. Sementara dari sisi ROA perusahaan pun naik menjadi 1,66 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya 1,68 persen, dan ROE di posisi 16,95 persen.
Dari sisi Loan to Deposit Ratio (LDR) bank bjb pun termasuk longgar sebesar 86,32 persen, turun dibandingkan 2019 di posisi 96,07 persen. Artinya perusahaan masih memiliki ruang yang cukup besar untuk melakukan ekspansi kredit ke depannya.
Pencapaian laba ini melampaui industri perbankan yang mencatatkan laba terkontraksi 33 persen selama periode 2020 lalu. Total nilai aset yang dimiliki bank bjb pun tumbuh sebesar 14,08 persen year on year (y-o-y) menjadi Rp140,93 triliun, dibandingkan aset pada 2019 senilai Rp123,5 triliun.
Kinerja bank bjb pada 2020 juga didorong sektor kredit yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan laba, tumbuh 9,07 persen y-o-y menjadi Rp95,21 triliun dari 2019 senilai Rp87,29 triliun. Kemudian Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp106,46 triliun, naik 19,1 persen dari sebelumnya Rp89,35 triliun.
Perolehan laba ini didapatkan dari kenaikan pendapatan bunga bersih senilai Rp6,5 triliun, naik 6,16 persen dibandingkan 2019 senilai Rp6,08 triliun. Sementara fee based income bank bjb naik hampir 6 persen menjadi Rp688,4 miliar dari posisi sebelumnya Rp649,63 miliar.
.jpg)
Tingkat risiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan rasio kredit macet Non Performing Loan (NPL) di angka 1,4 persen atau turun dari 2019 di posisi 1,58 persen. Sementara dari sisi ROA perusahaan pun naik menjadi 1,66 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya 1,68 persen, dan ROE di posisi 16,95 persen.
Dari sisi Loan to Deposit Ratio (LDR) bank bjb pun termasuk longgar sebesar 86,32 persen, turun dibandingkan 2019 di posisi 96,07 persen. Artinya perusahaan masih memiliki ruang yang cukup besar untuk melakukan ekspansi kredit ke depannya.
Lihat Juga :