Anggaran Baju Louis Vuittion Rp675 Juta, Begini Kata Ketua DPRD Tangerang
Selasa, 10 Agustus 2021 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi saya bingung, kenapa ini ramai setelah ada pemenang lelang bukan saat proses lelang padahal kalau bicara baju atau seragam itu kegiatan setahun sekali," lanjut Gatot.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Tangerang Agus Sugiono mengatakan, saat ini ada 50 anggota legislatif yang akan mendapatkan seragam dinas. Masing-masing anggota dewan mendapatkan 4 jenis pakaian, yaitu Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Sipil Resmi (PSR) Pakaian Sipil Harian (PSH) dan Pakaian Dinas Harian (PDH) dua setel.
"Untuk 50 anggota dewan itu, 4 jenis pakaian 5 setel per orang. Jadi total 250 setel. PSL kan lengkap dengan dasi dan jas, PSR itu yang ada peci-nya," ujar Agus.
Semua seragam yang didapat tidak menggunakan tertentu, anggota DPRD juga tidak pernah membahas seragam pakaian dinas harus dari merek ternama. Hanya saja memang ada spesifikasi tertentu yang dilihat dari kadar bahan pakaian.
"Penentuan merek bukan dari kami tapi spesifikasi saja, spesifikasi dari sisi kadarnya saja, misanya kadar wol berapa persen. Spesifikasi juga tidak menjurus satu merek," ujar Agus.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Tangerang Agus Sugiono mengatakan, saat ini ada 50 anggota legislatif yang akan mendapatkan seragam dinas. Masing-masing anggota dewan mendapatkan 4 jenis pakaian, yaitu Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Sipil Resmi (PSR) Pakaian Sipil Harian (PSH) dan Pakaian Dinas Harian (PDH) dua setel.
"Untuk 50 anggota dewan itu, 4 jenis pakaian 5 setel per orang. Jadi total 250 setel. PSL kan lengkap dengan dasi dan jas, PSR itu yang ada peci-nya," ujar Agus.
Semua seragam yang didapat tidak menggunakan tertentu, anggota DPRD juga tidak pernah membahas seragam pakaian dinas harus dari merek ternama. Hanya saja memang ada spesifikasi tertentu yang dilihat dari kadar bahan pakaian.
"Penentuan merek bukan dari kami tapi spesifikasi saja, spesifikasi dari sisi kadarnya saja, misanya kadar wol berapa persen. Spesifikasi juga tidak menjurus satu merek," ujar Agus.
(mhd)
Lihat Juga :