AIPGI Dukung Pengembangan Lahan Garam di NTT

Jum'at, 29 Mei 2020 - 07:50 WIB
loading...
A A A
Seperti diketahui, garam yang diproduksi dengan penguapan dan kristalisasi bertingkat disebut juga dengan istilah metode atau sistem portugis. Pada proses ini, garam dibiarkan menjadi meja hablur (lantai garam) setebal 5-20 cm kristal garam. Setelah itu, air tua dialirkan dan kristal garam akan cepat terbentuk dengan kualitas garam yang sangat bersih.

Untuk swasembada garam, menurut Tony, dibutuhkan tambahan lahan 50.000 hektar pada satu atau beberapa hamparan, dengan syarat 1 lahan minimum 1.000 hektar. “Hasil dari lahan tersebut menghasilkan garam untuk industri yang mempersyaratkan kadar NaCl 97% dan Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) rendah tdk lebih 0.6 ppm,” jelasnya.

Tony Tanduk menjelaskan bahwa lahan yang cocok untuk garam bukan hanya panjang pantai, melainkan juga aspek keekonomian. Sebagai contoh pantai Ancol bisa buat lahan garam tetapi tentu jauh lebih menarik jadi Dufan. Ia membandingkan nilai keekonomian antara nilai ekspor dari pengguna garam industri dengan impor garam industri pertahunnya. (Baca juga: Tidak Miliki SIKM, Dishub DKI: Sebanyak 6.364 Orang Diputarbalikkan)

“Nilai ekspor dari industri pengguna garam lebih dari US$ 35 milyar per tahun bandingkan impor garam USD 110 juta,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbaikan Jalan dan...
Perbaikan Jalan dan Air Bersih di Manggarai NTT Jadi Prioritas Legislator Partai Perindo Siprianus Jangka
Aniaya Warga Manggarai...
Aniaya Warga Manggarai NTT, 4 Oknum Polisi dan 2 Pegawai Harian Lepas Jadi Tersangka
Puluhan Warga Manggarai...
Puluhan Warga Manggarai NTT Dibantu SIM Gratis oleh Legislator Partai Perindo Hima Domi Antonius, Lebih Mudah Daftar Ojek Online
Panas Bumi di Kabupaten...
Panas Bumi di Kabupaten Manggarai NTT Potensial Jadi Sumber Energi Terbarukan
Bocah 4 Tahun Tewas...
Bocah 4 Tahun Tewas Jadi Korban Kebakaran Rumah di Manggarai NTT
Lahir Prematur, Bayi...
Lahir Prematur, Bayi Kembar Empat di Manggarai Timur Meninggal Dunia
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Kualitas Garam Beryodium...
Kualitas Garam Beryodium Lokal Diakui Sesuai Standar untuk Kesehatan
Momen Puluhan Ribu Masyarakat...
Momen Puluhan Ribu Masyarakat Manggarai NTT Hujan-hujanan di Hajatan Rakyat, Ganjar Presidenku Menggema
Rekomendasi
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved