Bukittinggi Gempar, Gadis SMP Dikeroyok 5 Temannya Gara-gara 'Kutang Bergabus'
Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Allan Budi Kusumah Katinusa, melalui Kanit Tiga Unit PPA Satreskrim Polres Bukittinggi, Aipda Amelia Candra menyebutkan, usai menerima laporan dari orang tua korban, pihaknya telah melakukan visum terhadap korban.
Penganiayaan yang dialami korban, mengakibatkan luka pukulan dan tendangan di kepala/ punggung, dan kaki. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa, pakaian yang digunakan korban saat kejadian, dan video pengeroyokan yang viral.
"Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengaku dikeroyok sekitar lima orang yang dipicu saling ejek mengunakan 'kutang bergabus'. Aksi saling ejek tersebut terjadi di aplikasi pesan singkat WA," terangnya.
Baca juga: Sempat Hubungi Kapolda Soal Sumbangan Rp2T, Kadinkes Sumsel Bantah Ikut Pertemuan
Amelia Candra menyebutkan, telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan disebutkan kalau pelakunya ada lima orang. Sedangkan pemicunya cekcok di WA, yaitu permasalahan ada yang mengatakan korban memakai bra berbusa . Lalu korban membantah, sehingga terjadi cekcok di WA.
"Saat itu, korban sudah mengatakan untuk tidak usah memperpanjang masalahnya, namun pelaku tetap tidak menerima. Lalu salah satu teman pelaku menjemput korban ke rumah dan dibawa ke tempat kejadian. Sampai di tempat kejadian, pelaku menganiaya korban dengan cara memukul menendang bagian tubuh dan kepala korban. Selain telah memeriksa korban. kita juga sudah memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti," tegasnya.
Penganiayaan yang dialami korban, mengakibatkan luka pukulan dan tendangan di kepala/ punggung, dan kaki. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa, pakaian yang digunakan korban saat kejadian, dan video pengeroyokan yang viral.
"Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengaku dikeroyok sekitar lima orang yang dipicu saling ejek mengunakan 'kutang bergabus'. Aksi saling ejek tersebut terjadi di aplikasi pesan singkat WA," terangnya.
Baca juga: Sempat Hubungi Kapolda Soal Sumbangan Rp2T, Kadinkes Sumsel Bantah Ikut Pertemuan
Amelia Candra menyebutkan, telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan disebutkan kalau pelakunya ada lima orang. Sedangkan pemicunya cekcok di WA, yaitu permasalahan ada yang mengatakan korban memakai bra berbusa . Lalu korban membantah, sehingga terjadi cekcok di WA.
"Saat itu, korban sudah mengatakan untuk tidak usah memperpanjang masalahnya, namun pelaku tetap tidak menerima. Lalu salah satu teman pelaku menjemput korban ke rumah dan dibawa ke tempat kejadian. Sampai di tempat kejadian, pelaku menganiaya korban dengan cara memukul menendang bagian tubuh dan kepala korban. Selain telah memeriksa korban. kita juga sudah memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti," tegasnya.
Lihat Juga :