Bukittinggi Gempar, Gadis SMP Dikeroyok 5 Temannya Gara-gara 'Kutang Bergabus'

Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:13 WIB
loading...
Bukittinggi Gempar, Gadis SMP Dikeroyok 5 Temannya Gara-gara Kutang Bergabus
Polisi melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan oleh beberapa orang pelajar terhadap seorang siswi di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Foto/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A A A
BUKITTINGGI - Gara-gara saling ejek di aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA), tentang "kutang bergabus". Seorang pelajar SMP di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menjadi korban pengeroyokan lima temannya.

Baca juga: Gegara Boneka, 2 Anak Panti Asuhan Luka-luka Dipukuli Pakai Kabel

Aksi pengeroyokan terhadap gadis cantik tersebut viral, setelah video aksi kekerasan tersebut beredar luas melalui media sosial. Dengan diantar kedua orang tuanya, korban pengeroyokan berinisial NC yang masih berusia 13 tahun, akhirnya melapor ke Polres Bukittinggi.



Kini, kasus pengeroyokan tersebut sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bukittinggi. Petugas melakukan penyelidikan, untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang videonya viral di media sosial.

Baca juga: Sindir PPKM Level 4, Masyarakat Tulungagung Gelar Razia Perut Lapar

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Allan Budi Kusumah Katinusa, melalui Kanit Tiga Unit PPA Satreskrim Polres Bukittinggi, Aipda Amelia Candra menyebutkan, usai menerima laporan dari orang tua korban, pihaknya telah melakukan visum terhadap korban.

Penganiayaan yang dialami korban, mengakibatkan luka pukulan dan tendangan di kepala/ punggung, dan kaki. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa, pakaian yang digunakan korban saat kejadian, dan video pengeroyokan yang viral.

"Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengaku dikeroyok sekitar lima orang yang dipicu saling ejek mengunakan 'kutang bergabus'. Aksi saling ejek tersebut terjadi di aplikasi pesan singkat WA," terangnya.

Baca juga: Sempat Hubungi Kapolda Soal Sumbangan Rp2T, Kadinkes Sumsel Bantah Ikut Pertemuan
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2864 seconds (11.97#12.26)