5.082 Anak di Jatim Kehilangan Orang Tuanya karena Meninggal Tertular COVID-19

Senin, 02 Agustus 2021 - 12:50 WIB
loading...
5.082 Anak di Jatim...
Vaksinasi anak terus dipercepat untuk bisa menciptakan herd immunity. Apalagi di Jatim banyak anak yang ditinggal orang tuanya setelah meninggal dunia karena COVID-19.SINDOnews/dok
A A A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 memberikan efek domino yang besar bagi anak-anak. Selain kesulitan dalam menjalani pendidikan, mereka juga harus menerima kenyataan kehilangan orang tuanya yang meninggal setelah terpapar COVID1-9. Tercatat, sampai saat ini di Jatim ada 5.082 anak yang harus kehilangan orang tuanya karena COVID-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Dr. Andriyanto, SH, MKes menuturkan, sampai 1 Agustus 2021 berdasarkan laporan Komite Penanganan COVID-19 Nasional dalam Covid19.go.id tercatat jumlah kasus terkonfirmasi positif di Jawa Timur sebanyak 308.429 kasus, dengan 27.480 kasus pada anak-anak (di bawah usia 18 tahun).

“Dari 308.429 kasus positif di Jawa Timur tersebut, terdapat 20.331 jiwa yang meninggal dunia. Termasuk dari 20.331 jiwa yang meninggal tersebut, 114 jiwa merupakan anak-anak,” kata Andri, panggilan akrabnya, Senin (2/8/2021). Baca juga: Pengiriman Ikan Segar dari Aceh ke Pulau Jawa Meningkat Selama Pandemi COVID-19

Ia melanjutkan, dengan jumlah kematian di Jawa Timur 20.331 jiwa tersebut, estimasi jumlah anak yang ditinggal meninggal orang tua nya di Jawa Timur sebanyak 5.082. Jumlah itu dilihat dari asumsi seperempat jumlah penduduk Jatim adalah Anak usia 0-18 tahun.

Saat ini, DP3AK berkolaborasi dengan Lembaga Masyarakat, Forum Anak, dan stake holders lainnya menginisiasi upaya Pemulihan Psiko Sosial Terpadu bagi Anak-Anak dengan Orang Tua meninggal karena COVID-19.

Pendataan anak-anak dengan orang tua meninggal karena COVID-19 by name by address masih dalam proses. Nantinya akan dilakukan intervensi dan pemberian bantuan spesifik anak seperti masker, hand sanitizer, makanan, minuman bergizi, peralatan mandi, dan vitamin.

“Anak-anak tersebut juga akan didampingi oleh Pendamping Psikolog untuk dilakukan assessment dan penguatan psikis selama Pandemi berlangsung,” jelasnya. Baca juga: Sandiaga Bertemu 7 Dubes Negara Sahabat Bahas TCA di Tengah Pandemi

Andri juga menegaskan, anak-anak tersebut juga akan menerima intervensi peningkatan kapasitas anak dengan edukasi dan pelatihan kewirausahaan oleh pelatih profesional yang dibutuhkan anak-anak remaja, baik melalui daring atau offline di UPTD Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Dukcapil untuk memastikan Anak-anak tersebut memperoleh hak-hak sipilnya seperti akte kematian orang tua, akte kelahiran, KK yang ada namanya, Kartu Identitas Anak (KIA), serta perekaman KTP bagi yang mau berusia 17 tahun.

“Kami juga mendorong instansi terkait dan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi agar mempercepat cakupan vaksinasi bagi Anak-anak tersebut yang berusia 12-17 tahun. bahwa pemberian vaksin COVID-19 untuk anak-anak tidak hanya melindungi anak dari infeksi virus corona, melainkan juga penting untuk mencegah anak-anak menularkannya kepada orang dewasa yang rentan,” ungkapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilegal, 2 Gerai Rapid...
Ilegal, 2 Gerai Rapid Tes di Pelabuhan Padangbai Bali Ditutup
Denpasar Geger! Kakek...
Denpasar Geger! Kakek 73 Tahun Baru Sembuh dari COVID 19 Ditemukan Meninggal Tersungkur di Kamar Kos
Pastikan Prokes Terlaksana,...
Pastikan Prokes Terlaksana, Pemerintah Ketatkan Pengawasan Berjenjang
Amankan Nataru, Polda...
Amankan Nataru, Polda Jateng Siap Gelar Operasi Lilin Candi
Dampaknya Memberatkan...
Dampaknya Memberatkan Warga Pematangsiantar, Cipayung Plus Desak PPKM Tak Diperpanjang
Pelajar SD dan SMP Bantu...
Pelajar SD dan SMP Bantu Teman Sebaya yang Terdampak COVID-19
Waspadai Lonjakan Kasus...
Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Asia, Kemenkes Minta Daerah Siaga
Kurikulum yang Berpusat...
Kurikulum yang Berpusat pada Siswa Efektif Atasi Learning Loss Akibat Pandemi
Aturan Perjalanan Terbaru,...
Aturan Perjalanan Terbaru, Boleh Tidak Menggunakan Masker
Rekomendasi
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Berita Terkini
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved