Pastikan Prokes Terlaksana, Pemerintah Ketatkan Pengawasan Berjenjang
Rabu, 29 Desember 2021 - 17:54 WIB
loading...
Menghadapi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron, terutama setelah ditemukan satu kasus transmisi lokal, pemerintah menegakkan disiplin prokes dengan mengetatkan pengawasan berjenjang. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Menghadapi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron, terutama setelah ditemukan satu kasus transmisi lokal, pemerintah menegakkan disiplin protokol kesehatan (prokes) dengan mengetatkan pengawasan berjenjang. Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19, Sonny Harry B Harmadi mengatakan, pusat dan daerah akan meningkatkan pengawasan berjenjang.
"Yakni dari Satgas dan pemerintah pusat, kemudian satgas daerah, seterusnya adalah posko desa, serta satgas institusi yang berperan memastikan penggunaan PeduliLindungi dan penerapan prokes oleh masyarakat," kata Sonny dalam dialog bertema 'Mulai Tahun Baru dengan Kebiasaan Baru,' di Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)-KPCPEN, Selasa (28/12/2021). Baca juga: Cegah Penyebaran Varian Omicron, 49 WNA Jalani Vaksinasi Covid-19
Sejalan dengan itu, lanjutnya, edukasi juga terus dilakukan melalui berbagai media. "Juga melalui duta perubahan perilaku di lapangan yang kini telah mencapai 143 ribu orang,” pungkas Sonny.
Dikatakan Sonny, meski menjelang akhir 2021 tidak terjadi lonjakan kasus, namun pemerintah tetap mengimbau masyarakat menegakkan prokes serta mengikuti vaksinasi.Belajar dari pengalaman di berbagai negara, dengan ditemukannya 1 kasus transmisi lokal Omicron, maka angka kenaikan kasus cenderung lebih cepat, sehingga semua pihak diharapkan lebih berhati-hati.
“Belajar dari beberapa negara yang terjadi lonjakan kasus (Omicron), cenderung terjadi penyebaran lebih cepat dari varian Delta meski tingkat keparahan lebih ringan,” ujar Sonny. Baca juga: Menkes Terapkan 3 Saran WHO dalam Menghadapi Omicron
"Yakni dari Satgas dan pemerintah pusat, kemudian satgas daerah, seterusnya adalah posko desa, serta satgas institusi yang berperan memastikan penggunaan PeduliLindungi dan penerapan prokes oleh masyarakat," kata Sonny dalam dialog bertema 'Mulai Tahun Baru dengan Kebiasaan Baru,' di Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)-KPCPEN, Selasa (28/12/2021). Baca juga: Cegah Penyebaran Varian Omicron, 49 WNA Jalani Vaksinasi Covid-19
Sejalan dengan itu, lanjutnya, edukasi juga terus dilakukan melalui berbagai media. "Juga melalui duta perubahan perilaku di lapangan yang kini telah mencapai 143 ribu orang,” pungkas Sonny.
Dikatakan Sonny, meski menjelang akhir 2021 tidak terjadi lonjakan kasus, namun pemerintah tetap mengimbau masyarakat menegakkan prokes serta mengikuti vaksinasi.Belajar dari pengalaman di berbagai negara, dengan ditemukannya 1 kasus transmisi lokal Omicron, maka angka kenaikan kasus cenderung lebih cepat, sehingga semua pihak diharapkan lebih berhati-hati.
“Belajar dari beberapa negara yang terjadi lonjakan kasus (Omicron), cenderung terjadi penyebaran lebih cepat dari varian Delta meski tingkat keparahan lebih ringan,” ujar Sonny. Baca juga: Menkes Terapkan 3 Saran WHO dalam Menghadapi Omicron
Lihat Juga :