Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Bertambah 708, Kasus COVID-19 di Sulut Meningkat Sangat Cepat

loading...
Bertambah 708, Kasus COVID-19 di Sulut Meningkat Sangat Cepat
Pada bulan Juli 2021 dalam rentang waktu hanya dua minggu, peningkatan kasus positif COVID-19 terjadi sangat cepat di Sulawesi Utara (Sulut). (Ist)
MANADO - Pada bulan Juli 2021 dalam rentang waktu hanya dua minggu, peningkatan kasus positif COVID-19 terjadi sangat cepat di Sulawesi Utara (Sulut). Rekor tertinggi kasus harian selama pandemi COVID-19 terjadi pada, Sabtu (31/7/2021) yakni sebanyak 708 kasus.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Mery B Pasorong mengatakan bahwa berdasarkan kondisi epidemiologi kasus COVID-19 ini, maka ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius

"Memperketat pelaksanaan PPKM di wilayah Desa / Kelurahan / Jaga / Lingkungan sesuai dengan level dari assesment kasus COVID-19 suatu wilayah. Tetap ketat mentaati Protokol Kesehatan 6M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak lebih dari 2 meter, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama)," tutur Merry, Sabtu (31/7/2021).

Selain itu, bagi kontak erat wajib melaksanakan karantina sambil menunggu hasil tes PCR, atau segera melakukan pemeriksaan RDT Antigen, dan penguatan 3T (Testing, Tracing, Treatment).



Rincian 708 kasus positif COVID-19 paling banyak berasal dari Tomohon 170 kasus disusul Manado 159 kasus, Minahasa 153 kasus, Bolmong Utara 52 kasus, Minahasa Tenggara 50 kasus, Minahasa Utara 49 kasus, Bitung 46 kasus, Minahasa Selatan 15 kasus, Kotamobagu 5 kasus, Kepulauan Sangihe 3 kasus, Bolmong 2 kasus, Bolmong Timur 2 kasus, Kepulauan Sitaro 1 kasus dan Kepulauan Talaud 1 kasus. Baca: Polisi Tembak Pencuri Ternak Bersenjata Api di Belu NTT saat Bagi Hasil Jarahan.

"Kasus terkonfirmasi positif bertambah 708 menjadi 24.472 orang, kasus sembuh bertambah 192 menjadi 18.331 orang, kasus meninggal bertambah 7 menjadi 710 orang dan kasus aktif bertambah 509 menjadi 5.431 orang," pungkasnya. Baca Juga: Kasus Kematian Melonjak, Warga Cimahi Dilatih Pemulasaraan Jenazah COVID-19.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top