Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sadis, Pria di Luwu Tumbang Bersimbah Darah dengan Belasan Luka Tebas

loading...
Sadis, Pria di Luwu Tumbang Bersimbah Darah dengan Belasan Luka Tebas
Korban Lukman Saleh (28) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Palopo setelah dikeroyok sejumlah pemuda di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Jumat (30/7/2021). SINDONews/Chaeruddin
LUWU - Nasib tragis dialami seorang pria di Kabupaten Luwu , Sulawesi Selatan ( Sulsel ), Lukman Saleh (28), karyawan salah satu gudang dan pabrik di daerah itu, tumbang bersimbah darah setelah dikeroyok secara sadis sejumlah pria di rumah kosnya, Kamis (29/7/2021).

Kronologi kejadian bermula, saat korban sementara istirahat di rumah kostnya di Dusun Lataggiling, Desa Karang-karangan, Kecematan Bua, Kabupaten Luwu, sekira pukul 14.50 Wita.

Tiba-tiba datang para pelaku yang berjumlah 9 orang yakni Muh Rafli, Fikram, Dicky Ramadhan, Sardi, Muh. Gilang, Ikram, Amran, Ikra dan Ary. Fikram dan Dicky masing-masing membawa sebilah parang dan langsung melakukan pemarangan terhadap korban pada bagian lengan, pinggang, rusuk, dada serta bagian belakang korban.

Baca juga: Juru Parkir di Makassar Tewas Bersimbah Darah Penuh Luka di Tubuh



Sementara Rafli, Ikra dan Arif langsung melalukan penganiayaan dengan cara memukul bagian wajah dan kepala korban secara berulang kali dengan menggunakan kepalan tangan kosong.

Sedangkan pelaku lainnya yakni Sardi, Ikram, Gilang, Amran, menjaga di pintu rumah kost milik korban sampai para pelaku selesai melakukan penganiayaan terhadap korban dan setelah itu para pelaku kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan sepeda motor.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan membenarkan kejadian tersebut, menurutnya, ada sembilan pelaku dalam kejadian ini, tujuh orang diantaranya telah diamankan Polsek Bua melalui backup personil Polres Luwu, dan 2 pelaku lainnya, masih sementara pengejaran.

Baca juga: Pengeroyokan Akibatkan Kematian Terekam CCTV, Polresta Bandar Lampung Buru Para Pelaku

“Hari Kamis 29 Juli tepatnya sekitar pukul 14.50 Wita telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. Pelaku sebanyak 9 orang, melakukan aksi pemarangan terhadap korban inisial LS, karyawan salah satu gudang atau pabrik di Kecamatan Bua,” ujarnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top