Ikut Berjibaku Temukan Pipa Limbah PT Greenfields, DPRD Blitar Sebut Ada Kejahatan
Jum'at, 30 Juli 2021 - 14:27 WIB
loading...
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Sugianto saat menemukan pipa pembuangan limbah peternakan sapi milik PT Greenfields. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A
A
A
BLITAR - Pipa pembuangan limbah PT Greenfields Indonesia yang disembunyikan, berhasil dibongkar Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso bersama Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: Terbongkar, Pipa Saluran Limbah PT Greenfields yang Disembunyikan Bikin Wabup Blitar Terpeleset
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Sugianto yang turut berjibaku dalam sidak tersebut, menuding keberadaan pipa limbah tersebut sebagai kejahatan. Melalui pipa, limbah langsung dibuang ke sungai sekaligus menimbulkan pencemaran lingkungan di sebagian wilayah Kecamatan Wlingi, dan Kecamatan Doko. "Ini kejahatan. Ini kesengajaan yang direncanakan," tegasnya, Jumat (30/7/2021).
Sugianto bersama dua anggota Komisi III lain ikut dalam sidak ke Desa Sumberurip, Kecamatan Doko. Sidak sejauh 5 Km lebih tersebut, melintasi medan berat. Di tengah rundungan bau limbah kotoran sapi yang menyengat, mereka mendaki sekaligus menuruni perbukitan. Semak belukar dengan jalan setapak ciut, diterobos. Mereka juga menyeberangi tiga sungai berbatu-batu sekaligus berarus deras.
Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga di Malang Mengungsi ke Kantin Sekolah
Mungkin karena lelah. Di tengah perjalanan, Wabup Rahmat sempat terpeselet, jatuh terduduk di aliran sungai dan basah kuyub. Begitu juga peserta rombongan lain, termasuk Sugianto. Dipandu warga setempat selaku penunjuk jalan, sidak tidak sia-sia. Pipa pembuangan limbah PT Greenfields yang langsung menuju sungai, akhirnya berhasil ditemukan.
Baca juga: Terbongkar, Pipa Saluran Limbah PT Greenfields yang Disembunyikan Bikin Wabup Blitar Terpeleset
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Sugianto yang turut berjibaku dalam sidak tersebut, menuding keberadaan pipa limbah tersebut sebagai kejahatan. Melalui pipa, limbah langsung dibuang ke sungai sekaligus menimbulkan pencemaran lingkungan di sebagian wilayah Kecamatan Wlingi, dan Kecamatan Doko. "Ini kejahatan. Ini kesengajaan yang direncanakan," tegasnya, Jumat (30/7/2021).
Sugianto bersama dua anggota Komisi III lain ikut dalam sidak ke Desa Sumberurip, Kecamatan Doko. Sidak sejauh 5 Km lebih tersebut, melintasi medan berat. Di tengah rundungan bau limbah kotoran sapi yang menyengat, mereka mendaki sekaligus menuruni perbukitan. Semak belukar dengan jalan setapak ciut, diterobos. Mereka juga menyeberangi tiga sungai berbatu-batu sekaligus berarus deras.
Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga di Malang Mengungsi ke Kantin Sekolah
Mungkin karena lelah. Di tengah perjalanan, Wabup Rahmat sempat terpeselet, jatuh terduduk di aliran sungai dan basah kuyub. Begitu juga peserta rombongan lain, termasuk Sugianto. Dipandu warga setempat selaku penunjuk jalan, sidak tidak sia-sia. Pipa pembuangan limbah PT Greenfields yang langsung menuju sungai, akhirnya berhasil ditemukan.
Lihat Juga :