Waduh, Kemensos Sebut Beras BPNT di Majalengka Kurang Baik, Kok Bisa?
Kamis, 29 Juli 2021 - 15:53 WIB
loading...
Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah I Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Haruman Hendarsa saat sidak di Majalengka. Foto/MPI/Inin Nastain
A
A
A
MAJALENGKA - Kementerian Sosial (Kemensos) menilai beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat kualitasnya kurang baik.
Baca juga: Menyedihkan! Kandang Terbakar Hebat, 5 Kerbau Mati Terpanggang di Jepara
Penilaian itu berdasar temuan sidak Kemensos di salah satu tempat penyaluran beras BPNT di Kecamatan Kertajati, Majalengka, Kamis (28/7/2021).
Baca juga: Ini Tampang Prengki, Pelaku Penyiraman Air Keras yang Sempat Buron 4 Bulan
Dalam Sidak itu, Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah I Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Haruman Hendarsa menilai beras untuk program BPNT memang cenderung layak. Namun bicara kualitas, jelas dia, perlu ada perbaikan di masa yang akan datang.
Baca juga: Menyedihkan! Kandang Terbakar Hebat, 5 Kerbau Mati Terpanggang di Jepara
Penilaian itu berdasar temuan sidak Kemensos di salah satu tempat penyaluran beras BPNT di Kecamatan Kertajati, Majalengka, Kamis (28/7/2021).
Baca juga: Ini Tampang Prengki, Pelaku Penyiraman Air Keras yang Sempat Buron 4 Bulan
Dalam Sidak itu, Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah I Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Haruman Hendarsa menilai beras untuk program BPNT memang cenderung layak. Namun bicara kualitas, jelas dia, perlu ada perbaikan di masa yang akan datang.
Lihat Juga :