Penataan Pasar Tradisional di Surabaya Kini Menuju New Normal
Kamis, 28 Mei 2020 - 14:25 WIB
loading...
Penataan pasar tradisional sudah dilakukan dengan jarak dan suasana yang mendukung new normal. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Pasar tradisional selama ini menjadi kantong penularan COVID-19 di Kota Pahlawan. Selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap III dan persiapan new normal, pasar tradisional mulai menata diri.
(Baca juga: Wanita Cantik Nekat Lepas Celana Dalamnya untuk Masker COVID-19 )
Mulai hari ini saja di Pasar Pegirian sebanyak 84 pedagang di pasar tradisional tidak lagi menempati stannya masing-masing. Mereka ditata agar berjualan dengan pembatasan jarak. Hal tersebut sebagai antisipasi penyebaran dan pencegahan COVID-19.
"Pagi ini penerapan physical distancing dan social distancing dilakukan untuk tata cara yang baru dalam berdagang," kata Kepala Pasar Pegirian, Koencoro Jatileksono, Kamis (28/5/2020).
Ia melanjutkan, penerapan physical distancing dan social distancing di pasar ini adalah menyiapkan lahan sementara bagi pedagang agar berjualan di Jalan Nyamplungan. Di jalan tersebut telah ditandai dengan garis-garis sebagai petak untuk berjualan.
(Baca juga: Wanita Cantik Nekat Lepas Celana Dalamnya untuk Masker COVID-19 )
Mulai hari ini saja di Pasar Pegirian sebanyak 84 pedagang di pasar tradisional tidak lagi menempati stannya masing-masing. Mereka ditata agar berjualan dengan pembatasan jarak. Hal tersebut sebagai antisipasi penyebaran dan pencegahan COVID-19.
"Pagi ini penerapan physical distancing dan social distancing dilakukan untuk tata cara yang baru dalam berdagang," kata Kepala Pasar Pegirian, Koencoro Jatileksono, Kamis (28/5/2020).
Ia melanjutkan, penerapan physical distancing dan social distancing di pasar ini adalah menyiapkan lahan sementara bagi pedagang agar berjualan di Jalan Nyamplungan. Di jalan tersebut telah ditandai dengan garis-garis sebagai petak untuk berjualan.
Lihat Juga :