Stok Vaksin di Sulsel Menipis, Program Percepatan Vaksinasi Berpotensi Terhambat

Rabu, 28 Juli 2021 - 09:26 WIB
loading...
Stok Vaksin di Sulsel...
Stok vaksin sejumlah daerah di Sulsel mulai menipis, termasuk di Kota Makassar. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Stok vaksin sejumlah daerah di Sulsel mulai menipis, termasuk di Kota Makassar. Hal ini berpotensi mengakibatkan target 7.057.525 vaksinasi terhambat.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel , Muhammadong membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan kondisi ini terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel.

Minimnya jumlah vaksin tersebut diakibatkan belum ada suplai dari pusat ke provinsi. "Secara keseluruhan, distribusi vaksin akhir-akhir ini memang terhenti karena tidak ada suplai dari pusat," katanya kepada SINDOnews.

Meski demikian, berdasarkan data aplikasi vaksinasi yang ditinjau provinsi, tiap daerah masih memiliki sejumlah stok vaksin, termasuk Makassar.

"Jadi tidak benar-benar kosong sebenarnya, hampir semua mengatakan kosong. Tapi data yang ada di kami dalam aplikasi itu sebenarnya masih tersisa," lanjut Muhammadong.

Baca Juga: Target Percepatan Vaksinasi di Agustus Sampai 2 Juta Dosis Per Hari

Pemerintah daerah yang melaporkan stok vaksin mereka telah kosong karena menyimpan stok vaksin yang masih ada untuk dosis tahap kedua. Kemungkinan lainnya adalah vaksin telah didistribusikan ke masing-masing puskesmas untuk digunakan.

Kondisi tersebut memang sudah dapat dikategorikan kosong atau terpakai secara penuh. Hal ini juga dianggap mampu mempercepat pendistribusian vaksinasi.

"Jadi kemungkinan memang sudah benar-benar kosong, sebenarnya juga bahwa mungkin pusat berpikir untuk menambah jatah kita karena di beberapa kabupaten, hampir semua kabupaten yang berteriak kosong," terangnya.

Terkait suplai, Muhammadong belum bisa memastikan kapan tambahan pasokan vaksin dari pusat tersebut tiba.

Sebelumnya stok vaksin di Kota Makassar telah habis sehingga menghambat pencapaian target 1,2 juta vaksinasi.

Baca Juga: Menko PMK Minta Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan telah meminta sebanyak 200 ribu paket dengan jumlah vaksin sekitar 2 juta untuk mengakomodir dosis satu dan dua.

"Antusias tinggi, masalahnya vaksin lagi kosong, tapi nda apa-apa, kita sempurnakan sistemnya, kami telah mem-book di pemerintah pusat 200.000 paket ada 10 isinya berarti sekitar 2 juta. Berarti bisa 1 juta, kan dua kali vaksin," ujar Danny.

Berdasarkan laporan Dinkes Kota Makassar, target vaksinasi di Kota Makassar telah mencapai 33,98%. Vaksinasi untuk 1,2 juta masyarakat ditarget rampung dalam satu setengah bulan setelah vaksin yang diminta tiba.

Caranya dengan melakukan perampungan vaksinasi di lima kelurahan dalam satu hari, hal ini dapat dicapai dengan mendistribusikan vaksin ke seluruh puskemas dan pustu.

"Satu kelurahan ada sekitar 9 puskesmas (Pustu), 1 puskesmas bikin tiga tim sehingga 27 tim ini bekerja satu hari total per kelurahan di lima kelurahan, sehingga Insyaallah kalau bisa jalan dengan baik satu setengah bulan yang akan datang kita bisa mencapai 1,2 juta yang akan kita vaksin," lanjutnya.

Diketahui, capaian vaksinasi di Sulsel hingga 26 Juli 2021 yaitu dosis pertama sudah mencapai 1.375.590 atau 19.49%. Sementara dosis dua sebanyak 589.016 atau 8.35%.

Baca Juga: Jubir Kemenkes Beberkan Stok Vaksin Covid-19 di Indonesia
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lakukan Booster Kedua,...
Lakukan Booster Kedua, Dinkes Bandung Barat Klaim Stok Vaksin Aman
Stok Vaksin Booster...
Stok Vaksin Booster Aman, Masyarakat Jatim Tak Perlu Khawatir
Ganjar Cek Stok dan...
Ganjar Cek Stok dan Kondisi Vaksin: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin
Animo Masyarakat Ikut...
Animo Masyarakat Ikut Vaksinasi Tinggi, Stok Vaksin di Bangka Selatan Kosong
Stok Vaksin 400.000...
Stok Vaksin 400.000 Dosis, Dinkes Bandung Barat Terus Kejar Target 70% di Akhir Tahun
Stok Vaksin 14,9 Juta...
Stok Vaksin 14,9 Juta Dosis, Bio Farma Tunggu Permintaan Kemenkes
Stok Vaksin Covid-19...
Stok Vaksin Covid-19 di Kota Bekasi hanya Bertahan 10 Hari
Layanan Vaksinasi Covid-19...
Layanan Vaksinasi Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga Tutup, Dinkes Bekasi: Stok Habis
DKI Terima Pasokan 34...
DKI Terima Pasokan 34 Ribu Vial Vaksin Covid-19 Jenis Pfizer
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Berita Terkini
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved