Stok Vaksin Booster Aman, Masyarakat Jatim Tak Perlu Khawatir
Sabtu, 09 April 2022 - 11:42 WIB
loading...
Stok vaksin di Jawa Timur aman, masyarakat diminta tak khawatir.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa stok vaksin booster atau vaksin dosis ketiga aman. Orang nomor satu di Jatim tersebut mengajak kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan keberadaan vaksin booster.
Khofifah meminta masyarakat mendatangi fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) terdekat, seperti Puskesmas, maupun vaksin yang diselenggarakan instansi lain, untuk mendapatkan booster atau vaksin dosis ketiga. "Vaksin kita banyak, di Binaloka (Kantor Gubernur Jatim) tiap hari ada. Kalau sampean belum ya ke sana aja hari ini," Khofifah di Gedung Negara grahadi, Sabtu (9/4/2022).
Baca juga: Batas Maksimal H-7 Lebaran, Khofifah Minta Pengusaha di Jatim Bayarkan Penuh THR Pekerja
Dengan dibukanya kran mudik bagi masyarakat oleh Presiden Joko Widodo, namun dengan syarat telah menerima vaksin booster, membuat masyarakat mulai berburu vaksin. Sejatinya, vaksin tersebut untuk menangkal COVID-19. "Jadi enggak itu jangan dibilang ini sebagai syarat (mudik). (Tapi) syarat supaya kita saling melindungi diri kita dan keluarga kita," katanya.
Khofifah menyebut, syarat vaksin dosis ketiga tersebut semata untuk perlindungan bagi keluarga dengan resiko tinggi, seperti lanjut usia (lansia). Dimana saat pulang kampung, yang pertama kali dikunjungi adalah orang tua. Kemudian saudara saudara juga yang lebih tua.
Khofifah meminta masyarakat mendatangi fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) terdekat, seperti Puskesmas, maupun vaksin yang diselenggarakan instansi lain, untuk mendapatkan booster atau vaksin dosis ketiga. "Vaksin kita banyak, di Binaloka (Kantor Gubernur Jatim) tiap hari ada. Kalau sampean belum ya ke sana aja hari ini," Khofifah di Gedung Negara grahadi, Sabtu (9/4/2022).
Baca juga: Batas Maksimal H-7 Lebaran, Khofifah Minta Pengusaha di Jatim Bayarkan Penuh THR Pekerja
Dengan dibukanya kran mudik bagi masyarakat oleh Presiden Joko Widodo, namun dengan syarat telah menerima vaksin booster, membuat masyarakat mulai berburu vaksin. Sejatinya, vaksin tersebut untuk menangkal COVID-19. "Jadi enggak itu jangan dibilang ini sebagai syarat (mudik). (Tapi) syarat supaya kita saling melindungi diri kita dan keluarga kita," katanya.
Khofifah menyebut, syarat vaksin dosis ketiga tersebut semata untuk perlindungan bagi keluarga dengan resiko tinggi, seperti lanjut usia (lansia). Dimana saat pulang kampung, yang pertama kali dikunjungi adalah orang tua. Kemudian saudara saudara juga yang lebih tua.
Lihat Juga :