Mojokerto Gempar, Gudang Barang Bekas Mendadak Terbakar

Selasa, 27 Juli 2021 - 14:36 WIB
loading...
Mojokerto Gempar, Gudang...
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar gudang penyimpanan barang bekas milik Susanto di Dusun/Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Foto: SINDOnews/Tritus Julan.
A A A
MOJOKERTO - Warga Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto mendadak gempar , lantaran gudang berisi barang bekas yang berada di sekitar pemukiman warga tiba-tiba terbakar .

Pantauan di lokasi, hingga kini api masih terlihat berkobar. Bahkan seluruh bangunan beserta isinya ludes dilalap si jago merah. Sejumlah petugas pemadam kebakaran dibantu warga masih berupaya untuk memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke pemukiman penduduk. Namun, kencangnya angin membuat api sulit untuk dipadamkan.

Baca juga: Tragis, Emak-emak Seketika Tewas Usai Terbentur di Aspal

Ngatemin (52) warga di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran gudang tumpukan barang bekas itu terjadi sejak pukul 09.30 WIB. Ketika itu, seluruh pekerja pengepul dan pemilah barang bekas tengah beraktivitas. Namun mendadak mereka dikejutkan dengan kobaran api yang membakar gedung penyimpanan milik Susanto itu.

"Dugaannya dari sisa pembakaran sampah. Memang biasanya ada yang bakar-bakar sisah dari sampah yang sudah dipilah di bagian belakang gudang. Mungkin karena angin cukup kencang akhirnya merembet ke gudang ronsokan," kata Ngatemin saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (27/7/2021).

Baca juga : PPKM Level 4 di Surabaya, Pemilik Warung: Saya Coba Buka Tapi Masih Sepi

Mendapati adanya kobaran api di gudang penyimpanan, Ngatemin bersama dengan warga dan pekerja mengaku sempat panik. Dengan peralatan sederhana, mereka berusaha memadamkan kobaran api agar tak membesar. Namun upaya tersebut seakan sia-sia. Si jago merah tetap mengamuk dan meludeskan seluruh bangunan beserta isinya.

"Panik tadi, istri saya sempat nangis gara-gara takut api merembet ke sini (rumahnya). Karena lokasinya berada di tengah pemukiman penduduk dan kobaran apinya sangat besar," imbuh Ngatemin.

Di lokasi yang sama, salah seorang petugas pemadam kebakaran Sukamto mengungkapkan, sejauh ini api sudah bisa dikendalikan. Namun, ia mengaku sempat mengalami kesulitan untuk memadamkan amukan si jago merah. Lantaran akses jalan masuk lokasi yang cukup sempit, sulitnya mendapatkan air serta hembusan angin yang cukup kencang.

Baca juga: Serapan Anggaran Penanganan COVID-19, Plh Sekdaprov Jatim: Tak Ada Teguran Mendagri

"Ini sudah tiga jam, tapi api masih bertahan dan kita masih berusaha semaksimal mungkin untuk berusaha memadamkan api. Sebab yang kita padamkan adalah sampah plastik yang memang sulit untuk dipadamkan," kata Sukamto.

Setidaknya ada sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Diantaranya empat unit mobil damkar dari Kabupaten Mojokerto, satu dari damkar Kota Mojokerto, satu dampak dari PT. Pakerin. Sedangkan satu unit mobil damkar bantuan dari PMK Kabupaten Sidoarjo yang dikirimkan lantaran lokasinya berdekatan.

"Untuk penyebab dan luasan yang terbakar ini kita belum kita ketahui. Kita masih fokus pada proses pemadaman nanti setelah padam baru kita akan mintai keterangan pada yang bersangkutan," tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Kebakaran Melanda Pasar...
Kebakaran Melanda Pasar Jiung Kemayoran, Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api
Kebakaran Melanda Permukiman...
Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran Malam Ini
Penampakan Lokasi Kebakaran...
Penampakan Lokasi Kebakaran di Tambora Jakbar Hanguskan 27 Rumah
Auditorium Kampus Binus...
Auditorium Kampus Binus Kebakaran, 11 Unit dan 55 Personel Pemadam Dikerahkan
Kebakaran 4 Gudang di...
Kebakaran 4 Gudang di Tegal Alur Diduga akibat Korsleting Mesin Produksi
Jakarta Fire Safety...
Jakarta Fire Safety Challenge 2025 Diikuti 1.896 Peserta
Syarat Pendidikan Rekrutmen...
Syarat Pendidikan Rekrutmen Petugas Damkar Jakarta 2025, Ternyata Ga Perlu Sarjana
Kebakaran Menggila di...
Kebakaran Menggila di Israel, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved