Polres Mojokerto Kota Pastikan 3 Buruh Tewas Akibat Laka Kerja
Senin, 13 April 2020 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian, Bogiek mengaku bisa memberikan keterangan lebih perihal kronologi tumbangnya lima orang pekerja pabrik pembuatan etanol yang notabene anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Ia menyebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan olah TKP.
"Itu (kronologinya) nanti dulu. Karena semuanya saat ini sedang bekerja di lapangan. Semua baru diperiksa, saksi yang masih hidup juga kondisinya masih dirawat. Tapi kita pastikan korban yang meninggal tiga, dan selama dua orang," tandas mantan Kapolres Poso Sulawesi Tengah ini.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Dokter IGD RSUD RA Basuni dr Evy Maretnawati mengungkapkan, diduga lima pekerja PT Enero itu mengalami keracunan. Sebab, tidak ada luka yang ditemukan dalam tubuh lima orang pekerja itu. Baik tiga orang yang meninggal maupun dua pekerja yang saat ini sedang menjalani perawatan medis.
"Kecurigaan kami (pekerja yang meninggal) keracunan baunya etanol, kalau luka-luka tidak ada. Kemungkinan saat membuka tangki pas ada kiriman, atau ada truk yang mengirim etanol membuka lalu gasnya menyembur," katanya.
Diberitakan sebelumnya, tiga pekerja pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto tewas. Diduga, mereka mengalami kecelakaan kerja. Sedangkan dua lainnya selamat dan masih menjalani perawatan di RSUD RA Basuni.
"Itu (kronologinya) nanti dulu. Karena semuanya saat ini sedang bekerja di lapangan. Semua baru diperiksa, saksi yang masih hidup juga kondisinya masih dirawat. Tapi kita pastikan korban yang meninggal tiga, dan selama dua orang," tandas mantan Kapolres Poso Sulawesi Tengah ini.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Dokter IGD RSUD RA Basuni dr Evy Maretnawati mengungkapkan, diduga lima pekerja PT Enero itu mengalami keracunan. Sebab, tidak ada luka yang ditemukan dalam tubuh lima orang pekerja itu. Baik tiga orang yang meninggal maupun dua pekerja yang saat ini sedang menjalani perawatan medis.
"Kecurigaan kami (pekerja yang meninggal) keracunan baunya etanol, kalau luka-luka tidak ada. Kemungkinan saat membuka tangki pas ada kiriman, atau ada truk yang mengirim etanol membuka lalu gasnya menyembur," katanya.
Diberitakan sebelumnya, tiga pekerja pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto tewas. Diduga, mereka mengalami kecelakaan kerja. Sedangkan dua lainnya selamat dan masih menjalani perawatan di RSUD RA Basuni.
(yus)
Lihat Juga :