Korban Corona Berjatuhan, Fasilitas Kesehatan Brasil Terancam Lumpuh

Kamis, 28 Mei 2020 - 10:46 WIB
loading...
A A A
Covas kini sedang berunding dengan gubernur negara bagian untuk memberlakukan pengetatan isolasi wilayah dalam memperlambat penyebaran virus corona. Gubernur Sao Paulo yang memimpin kepolisian mendukung lockdown tersebut agar bisa berjalan sukses.

Sebenarnya aturan isolasi wilayah telah diberlakukan selama dua bulan lalu ketika bisnis, sekolah, dan ruangan publik ditutup serta masyarakat diminta di rumah. Tapi, tidak ada hukuman dan sanksi sehingga banyak warga mengabaikannya.(Baca juga : Sambut New Normal, Pemkot Semarang Kebut Rapid Test )

Para pakar kesehatan di Brasil memperingatkan jumlah warga yang terinfeksi virus corona bisa saja lebih tinggi dibandingkan catatan pemerintah karena keterbatasan tes COVID-19. “Brasil hanya menguji mereka yang memeriksakan diri di rumah skait,” kata pakar kesehatan Universitas Sao Paulo, Domingo Alves.

Brasil selama beberapa pekan ini memang menjadi pusat pandemi virus corona di Amerika Latin. “Sangat sulit mengetahui apa yang terjadi berdasarkan data yang tersedia. Kita tidak memiliki kebijakan nyata untuk mengelola wabah,” kata Alves.

Brasil memang menjadi negara terbesar di Amerika Latin yang menjadi pusat wabah virus corona. Meskipun jumlah kasus virus corona sangat tinggi, pemerintahan Presiden Brasil Jair Bolsonaro tetap tidak peduli. Dia tetap menyerang kebijakan lockdown yang diimplementasikan beberapa gubernur untuk menangkal penyebaran virus korona. Dia tetap meminta pengusaha membuka bisnis mereka. “Pengangguran, kemiskinan, dan kemalangan adalah masa depan bagi mereka yang mendurung tirani isolasi total,” kata Bolsonaro dilansir Reuters.

Sementara itu, Wakil Presiden Brasil Hamilton Mourao juga sudah menjalani isolasi karena terinfeksi virus korona. Itu terjadi setelah seorang pegawai negeri yang berada di dekatnya ternyata terinfeksi virus korona. Mourao, 66, tidak menjalankan tugas kenegaraan. Beberapa menteri pada kabinet Bolsonaro juga menjalani tes COVID-19 setelah beberapa pejabatnya juga dilaporkan terinfeksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Relawan SAR Lombok...
Cerita Relawan SAR Lombok Timur Evakuasi WNA Brasil, Nginap di Jurang Gunung Rinjani Sedalam 600 Meter
Pendaki Brasil Ditemukan...
Pendaki Brasil Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang Gunung Rinjani Sedalam 600 Meter
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Turis Asing Berulah...
Turis Asing Berulah Lagi di Bali, Warga Brasil Ngamuk Rusak Kafe
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved