Warga Sulsel Diminta Tetap Taat Protokol Kesehatan
Selasa, 15 Juni 2021 - 16:44 WIB
loading...
Warga Sulsel diimbau tetap taat protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Laju penularan Covid-19 di Sulsel masih fluktuatif. Kondisi ini perlu diwaspadai, meski di 24 kabupaten/kota di Sulsel disebut tidak ada lagi yang masuk zona merah atau wilayah penularan virus corona risiko tinggi.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani mengklaim, di Sulsel tidak ada lagi wilayah yang masuk zona merah. Hal itu disampaikan saat rakor evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara virtual yang dihadiri unsur Forkopimda Sulsel.
Baca juga:Hingga 29 Juni 2021, Sudah 780 Ribu Warga di Sulsel Divaksin Covid-19
"Saya kira tidak ada masalah dan tadi juga tidak ada lagi merah, (hanya) oranye dan hijau. Dari 24 kabupaten kota tidak ada yang merah," ungkap Abdul Hayat saat mengikuti rakor di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (14/6/2021).
Abdul Hayat berharap, masyarakat Sulsel bisa ikut mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), yakni disiplin memakai masker, jaga jarak, dan mengurangi aktivitas yang memicu keramaian.
Baca juga:Plt Gubernur Sulsel Lantik 77 Pejabat Hasil Mutasi
Apalagi dia mengklaim, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulsel terus membaik. "Yang menggembirakan kita (Sulsel) tingkat kesembuhan itu 90% sekian. Jadi hampir pasti tidak ada yang meningkat," tuturnya dalam rilis yang diterima wartawan.
Di samping itu, Abdul Hayat menuturkan, Pemprov Sulsel juga tengah mempersiapkan rencana sekolah tatap muka. Bahkan penyiapannya melibatkan United Nations Children’s Fund (Unicef). Diketahui, Unicef tengah fokus mendampingi anak untuk menghadapi berbagai tantangan dan risiko di musim pandemi Covid-19.
Baca juga:98% Siswa SMA/SMK di Sulsel Siap Belajar Tatap Muka
"Di Sulsel ini masih terkendali dan sekolah mulai bertahap di atur. Dibuka secara bertahap. Kita coba bekerjasama dengan berbagai elemen termasuk Unicef, tadi menghadap dengan saya untuk secara bersama-sama mengatur ini," jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulsel sebanyak 41 kasus dan penambahan 35 pasien sembuh, sejak kemarin. Hingga per 15 Juni 2021, akumulasi kassus Covid-19 dilaporkan telah mencapai 62.721 kasus. Namun 61.297 di antaranya dinyatakan sembuh, dan 690 lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani mengklaim, di Sulsel tidak ada lagi wilayah yang masuk zona merah. Hal itu disampaikan saat rakor evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara virtual yang dihadiri unsur Forkopimda Sulsel.
Baca juga:Hingga 29 Juni 2021, Sudah 780 Ribu Warga di Sulsel Divaksin Covid-19
"Saya kira tidak ada masalah dan tadi juga tidak ada lagi merah, (hanya) oranye dan hijau. Dari 24 kabupaten kota tidak ada yang merah," ungkap Abdul Hayat saat mengikuti rakor di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (14/6/2021).
Abdul Hayat berharap, masyarakat Sulsel bisa ikut mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), yakni disiplin memakai masker, jaga jarak, dan mengurangi aktivitas yang memicu keramaian.
Baca juga:Plt Gubernur Sulsel Lantik 77 Pejabat Hasil Mutasi
Apalagi dia mengklaim, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulsel terus membaik. "Yang menggembirakan kita (Sulsel) tingkat kesembuhan itu 90% sekian. Jadi hampir pasti tidak ada yang meningkat," tuturnya dalam rilis yang diterima wartawan.
Di samping itu, Abdul Hayat menuturkan, Pemprov Sulsel juga tengah mempersiapkan rencana sekolah tatap muka. Bahkan penyiapannya melibatkan United Nations Children’s Fund (Unicef). Diketahui, Unicef tengah fokus mendampingi anak untuk menghadapi berbagai tantangan dan risiko di musim pandemi Covid-19.
Baca juga:98% Siswa SMA/SMK di Sulsel Siap Belajar Tatap Muka
"Di Sulsel ini masih terkendali dan sekolah mulai bertahap di atur. Dibuka secara bertahap. Kita coba bekerjasama dengan berbagai elemen termasuk Unicef, tadi menghadap dengan saya untuk secara bersama-sama mengatur ini," jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulsel sebanyak 41 kasus dan penambahan 35 pasien sembuh, sejak kemarin. Hingga per 15 Juni 2021, akumulasi kassus Covid-19 dilaporkan telah mencapai 62.721 kasus. Namun 61.297 di antaranya dinyatakan sembuh, dan 690 lainnya dinyatakan meninggal dunia.
(luq)
Lihat Juga :