98% Siswa SMA/SMK di Sulsel Siap Belajar Tatap Muka
Kamis, 17 Juni 2021 - 16:21 WIB
loading...
Simulasi sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 di salah satu sekolah di Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah melakukan survei kesiapan siswa menyambut pembelajaran tatap muka (PTM) di Covid-19 untuk jenjang SMA/SMK yang rencananya dimulai Juli atau tahun ajaran baru 2021/2022.
Dari 47.874 responden yang diminta mengisi angket, hasilnya 98% siswa SMA/SMK di Sulsel menyatakan kesiapannya mengikuti PTM. Survei internal Disdik Sulsel tersebut dilakukan sejak 11-13 Juni 2021 lalu.
Baca juga:Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan di Zona Hijau dan Kuning
"Itu gambaran kecenderungan secara umum. Pilihannya itu berjenjang, dari tidak siap sampai sangat siap. Yang 98% berada pada jawaban siap. Sisanya di atasnya (menyatakan) sangat siap," ujar Kepala Disdik Sulsel , Muhammad Jufri di kantornya, Kamis (17/6/2021).
Dia melanjutkan, para siswa mayoritas siap mengikuti PTM dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat. Apalagi, keinginan untuk sekolah tatap muka, dianggap sudah sejak lama didambakan para siswa.
“Kesiapan itu salah satu alasannya oleh para siswa menyebut bahwa belajar tatap muka itu dianggap jauh lebih efektif, dari pada pembelajaran model online. Data ini bisa dipertanggungjawabkan. Karena ini benar-benar survei yang dilakukan secara sah dan bertanggung jawab dengan metodologi penelitian yang tepat,” tegasnya.
Jufri melanjutkan, animo para siswa untuk mengikuti PTM juga sudah ditunjukkan saat uji coba belajar tatap muka yang digelar secara terbatas di 3 SMA di Kota Makassar. Setelah sekitar enam minggu pelaksanaannya, tak ada terkonfirmasi siswa positif Covid-19 selama uji coba PTM itu.
Baca juga:Pandemi Covid-19 Dorong Sekolah Lakukan Transformasi Digital
“Dengan penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di 3 sekolah itu, Alhamdulillah dianggap sebagai best practice dan menjadi model yang diberikan apresiasi yang sangat tinggi oleh Dirjen PAUD Dikdasmen. Ini juga menjadi model yang mungkin dijadikan bahan pertimbangan di Kemendikbud,” urai dia.
Selan siswa, survei kesiapan PTM juga dilakukan terhadap guru. Hasilnya, mayoritas menyatakan kesiapannya. Sembari menyelesaikan proses vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik yang dikatakan hampir rampung.
Hasil survei internal Disdik Sulsel akan dikirim ke Kemendikbud sebagai pendukung kesiapan Pemprov Sulsel menggelar PTM di jenjang SMA/SMK pada Juli 2021 mendatang. Di samping itu, sekolah diminta tetap mematangkan persiapan sarana dan parasarana pendukung prokes.
“Dan di sekolah-sekolah juga kita antisipasi dengan membentuk Satgas Covid-19 Sekolah. Inilah yang akan mengawal proses-proses itu berjalan di sekolah. Lainnya seperti penyiapan cuci tangan, handsanitezer, kemudian thermogun dan seterusnya itu sudah disiapkan sekolah,” jelas Jufri.
Baca juga:SMPN 2 Parepare Target Predikat Sekolah Sehat Sulsel
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani menuturkan, upaya pencegahan penularan Covid-19 terus terkontrol. Diharapkan, aktivitas sekolah tatap muka pun bisa dimulai secara bertahap.
“Di Sulsel ini masih terkendali dan sekolah mulai bertahap di atur. Dibuka secara bertahap. Kita coba bekerjasama dengan berbagai elemen termasuk UNICEF, tadi menghadap dengan saya untuk secara Bersama-sama mengatur ini," sebut Abdul Hayat, belum lama ini.
Dari 47.874 responden yang diminta mengisi angket, hasilnya 98% siswa SMA/SMK di Sulsel menyatakan kesiapannya mengikuti PTM. Survei internal Disdik Sulsel tersebut dilakukan sejak 11-13 Juni 2021 lalu.
Baca juga:Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan di Zona Hijau dan Kuning
"Itu gambaran kecenderungan secara umum. Pilihannya itu berjenjang, dari tidak siap sampai sangat siap. Yang 98% berada pada jawaban siap. Sisanya di atasnya (menyatakan) sangat siap," ujar Kepala Disdik Sulsel , Muhammad Jufri di kantornya, Kamis (17/6/2021).
Dia melanjutkan, para siswa mayoritas siap mengikuti PTM dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat. Apalagi, keinginan untuk sekolah tatap muka, dianggap sudah sejak lama didambakan para siswa.
“Kesiapan itu salah satu alasannya oleh para siswa menyebut bahwa belajar tatap muka itu dianggap jauh lebih efektif, dari pada pembelajaran model online. Data ini bisa dipertanggungjawabkan. Karena ini benar-benar survei yang dilakukan secara sah dan bertanggung jawab dengan metodologi penelitian yang tepat,” tegasnya.
Jufri melanjutkan, animo para siswa untuk mengikuti PTM juga sudah ditunjukkan saat uji coba belajar tatap muka yang digelar secara terbatas di 3 SMA di Kota Makassar. Setelah sekitar enam minggu pelaksanaannya, tak ada terkonfirmasi siswa positif Covid-19 selama uji coba PTM itu.
Baca juga:Pandemi Covid-19 Dorong Sekolah Lakukan Transformasi Digital
“Dengan penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di 3 sekolah itu, Alhamdulillah dianggap sebagai best practice dan menjadi model yang diberikan apresiasi yang sangat tinggi oleh Dirjen PAUD Dikdasmen. Ini juga menjadi model yang mungkin dijadikan bahan pertimbangan di Kemendikbud,” urai dia.
Selan siswa, survei kesiapan PTM juga dilakukan terhadap guru. Hasilnya, mayoritas menyatakan kesiapannya. Sembari menyelesaikan proses vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik yang dikatakan hampir rampung.
Hasil survei internal Disdik Sulsel akan dikirim ke Kemendikbud sebagai pendukung kesiapan Pemprov Sulsel menggelar PTM di jenjang SMA/SMK pada Juli 2021 mendatang. Di samping itu, sekolah diminta tetap mematangkan persiapan sarana dan parasarana pendukung prokes.
“Dan di sekolah-sekolah juga kita antisipasi dengan membentuk Satgas Covid-19 Sekolah. Inilah yang akan mengawal proses-proses itu berjalan di sekolah. Lainnya seperti penyiapan cuci tangan, handsanitezer, kemudian thermogun dan seterusnya itu sudah disiapkan sekolah,” jelas Jufri.
Baca juga:SMPN 2 Parepare Target Predikat Sekolah Sehat Sulsel
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani menuturkan, upaya pencegahan penularan Covid-19 terus terkontrol. Diharapkan, aktivitas sekolah tatap muka pun bisa dimulai secara bertahap.
“Di Sulsel ini masih terkendali dan sekolah mulai bertahap di atur. Dibuka secara bertahap. Kita coba bekerjasama dengan berbagai elemen termasuk UNICEF, tadi menghadap dengan saya untuk secara Bersama-sama mengatur ini," sebut Abdul Hayat, belum lama ini.
(luq)
Lihat Juga :