Disdukcapil Parepare Terbitkan Ribuan Kartu Identitas Anak
Sabtu, 24 Juli 2021 - 07:30 WIB
loading...
Kepala Dinas Dukcapil Kota Parepare, Adi Hidayah. Foto: Istimewa
A
A
A
PAREPARE - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, menjadikan Kota Parepare sebagai daerah percontohan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), sejak tahun 2017.
Kepala Dinas Kependudukan Capil Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra, usai mengikuti kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional secara virtual, di Kantor Bappeda Kota Parepare, Jumat (23/7) kemarin.
Baca Juga: Pengawasan Pasien Isolasi Mandiri di Parepare Minta Diperketat
Adi Hidayah menjelaskan, Parepare jadi percontohan karena adanya upaya dan dukungan dari berbagai pihak dalam meningkatkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Hal itu dibuktikan dari data Disdukcapil, telah mencetak 34.816 keping KIA.
"Tingkat kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) saat ini mencapai 34.816 anak atau sudah 72,29 persen, dari total jumlah anak di Kota Parepare yaitu sebanyak 48.159 yang wajib KIA. Masih ada tersisa 13.343 anak belum memiliki KIA, kami terus berupaya agar tahun ini minimal tercapai 80 persen," papar Adi.
Kepala Dinas Kependudukan Capil Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra, usai mengikuti kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional secara virtual, di Kantor Bappeda Kota Parepare, Jumat (23/7) kemarin.
Baca Juga: Pengawasan Pasien Isolasi Mandiri di Parepare Minta Diperketat
Adi Hidayah menjelaskan, Parepare jadi percontohan karena adanya upaya dan dukungan dari berbagai pihak dalam meningkatkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Hal itu dibuktikan dari data Disdukcapil, telah mencetak 34.816 keping KIA.
"Tingkat kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) saat ini mencapai 34.816 anak atau sudah 72,29 persen, dari total jumlah anak di Kota Parepare yaitu sebanyak 48.159 yang wajib KIA. Masih ada tersisa 13.343 anak belum memiliki KIA, kami terus berupaya agar tahun ini minimal tercapai 80 persen," papar Adi.
Lihat Juga :