RSUD Cililin Hanya Punya 31 Tabung Oksigen, Padahal Kebutuhannya 200 Tabung/Hari
Jum'at, 23 Juli 2021 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rawan Picu Kejahatan, Ratusan Liter Miras Cap Tikus Ilegal Disita Polres Tomohon
Dirinya bisa memahami, mengingat dalam kondisi saat ini permintaan suplai oksigen sangat tinggi. Kemampuan distributor pun terbatas karena harus memenuhi permintaan dari semua rumah sakit. RSUD Cililin memiliki empat distributor di Bandung, dan satu di Cikarang.
Menurutnya, pasien COVID-19 menjadi prioritas dalam penanganan dan pemberian oksigen . Kebutuhan untuk satu pasien minimal 15 liter/menit atau sekitar 5 tabung yang berukuran 6 meter kubik/hari. Bahkan jika kondisi pasiennya sudah pada level kritis kebutuhannya bisa lebih.
Baca juga: Pemilik Toko di Pasar Kapasan Surabaya Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru 2 Pelaku
"Kebutuhan 200 tabung oksigen /hari itu untuk melayani semua pasien, tapi penderita COVID-19 jadi perhatian utama. Sekarang ini kalau kita minta kiriman, paling maksimal didrop sekitar 80 tabung/hari dari distributornya," kata dia.
Dirinya bisa memahami, mengingat dalam kondisi saat ini permintaan suplai oksigen sangat tinggi. Kemampuan distributor pun terbatas karena harus memenuhi permintaan dari semua rumah sakit. RSUD Cililin memiliki empat distributor di Bandung, dan satu di Cikarang.
Menurutnya, pasien COVID-19 menjadi prioritas dalam penanganan dan pemberian oksigen . Kebutuhan untuk satu pasien minimal 15 liter/menit atau sekitar 5 tabung yang berukuran 6 meter kubik/hari. Bahkan jika kondisi pasiennya sudah pada level kritis kebutuhannya bisa lebih.
Baca juga: Pemilik Toko di Pasar Kapasan Surabaya Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru 2 Pelaku
"Kebutuhan 200 tabung oksigen /hari itu untuk melayani semua pasien, tapi penderita COVID-19 jadi perhatian utama. Sekarang ini kalau kita minta kiriman, paling maksimal didrop sekitar 80 tabung/hari dari distributornya," kata dia.
Lihat Juga :