Miris! di Polman Jenazah Ini Harus Ditandu 10 Kilometer Selama 4 Jam untuk Dimakamkan

Kamis, 22 Juli 2021 - 21:37 WIB
loading...
Miris! di Polman Jenazah Ini Harus Ditandu 10 Kilometer Selama 4 Jam untuk Dimakamkan
Jenazah seorang warga di Kecamatan Tutar, Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang hendak dimakamkan harus ditandu 4 jam lamanya lamanya dengan menempuh perjalanan 10 kilometer menembus gelapnya malam. Foto iNews TV/Huzair Z
A A A
POLEWALI MANDAR - Peristiwa memilukan terjadi akibat infrastruktur yang tidak memadai di Kecamatan Tutar, Polewali Mandar , Sulawesi Barat. Dimana jenazah seorang warga harus ditandu 4 jam lamanya lamanya dengan menempuh perjalanan 10 kilometer menembus gelapnya malam.

Selain buruknya jalan juga tak adanya jembatan yang menghubungkan dua kecamatan ini membuat jenazah harus ditandu menempuh perjalanan kurang lebih 10 kilometer.

Baca : Keluarga Pengantin Korban Sriwijaya Air Minta Jenazah Dimakamkan di Pekanbaru

Aksi warga menandu jenazah alm Ana (30) warga Dusun Poda, Desa Poda Poda, Kecamatan Tutar yang baru tiba dari Kalimantan pada Senin malam 19 Juli 2021 terekam video amatir dan viral di media sosial.

“Jenazah Ana yang ditandu ini akibat akses jalan menuju tempat tinggal almarhum tak bisa ditempuh menggunakan ambulans sehingga warga pun beramai ramai menandunya,” kata Aslin (23) salah satu kerabat Ana yang ikut menandu jenazahnya.

“Kita tandu dari Desa Pao Pao di Kecamatan Alu menuju Desa Poda Poda di Kecamatan Tutar sejauh kurang lebih 10 kilometer,” timpalnya.

Dia pun salut atas kesediaan puluhan warga yang beramai ramai saling bergantian untuk menandu jenazah hingga tiba di kampung halamannya.

“Mereka rela menembus dinginya malam warga secara bergantian menggunakan bambu memandu jenazah dan menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam lamanya,” ungkap Aslin dengan terharu.

Almarhum sendiri, kata dia, meninggal dunia akibat menderita sakit usai melahirkan di Kalimantan.

“Kondisi ruas jalan di Desa Pao Pao menuju Desa Poda Poda memang sejak dulu rusak. Terlebih lagi akses jembatan menghubungkan Sungai Mate yang cukup besar juga tak pernah dibangun. Akses jalan ini sendiri satu satunya yang terdekat menuju Desa Poda Poda atau menghubungkan Kecamatan Alu dan Kecamatan Tutar,” ujar Aslin.

Peristiwa seperti ini, tegas dia, sudah seringkali. “Kita tak hanya menandu jenazah warga juga kerap kali menandu warga yang sakit menuju rumah sakit,” ujarnya.

Baca juga : Keluarga Pasien Geruduk Rumah Sakit, Tolak Jenazah Dimakamkan di Pemakaman COVID-19

Dia berharap, adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar untuk membenahi infrastruktur di wilayah ini.
(sms)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1111 seconds (10.55#12.26)