KRI SHS-990 Dikerahkan TNI Al untuk Depo Isi Ulang Oksigen 24 Jam Non Stop

Kamis, 22 Juli 2021 - 19:45 WIB
loading...
A A A
"Seperti yang disampaikan oleh Komandan KRI tadi, bahwa generator oksigen yang dimiliki KRI dr. Soeharso ini bisa memproduksi oksigen untuk tabung oksigen ukuran 6000 liter sebanyak 25 tabung per 24 jam. Kemudian yang ukuran 1500 liter itu bisa 65 tabung per 24 jam," terang Yudo.

Orang nomor satu di tubuh TNI AL ini menambahkan, jika kedepannya TNI AL dalam hal ini Koarmada II, akan membuka tempat di Jalajaya sebagai tempat penyediaan tabung oksigen yang telah terisi dari KRI dr.Soeharso untuk kemudian ditukar dengan tabung oksigen yang kosong milik masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Tangis Pekerja Migran Tertumpah di Ruang Karantina, Saat Bayi Perempuannya Terlahir Normal

"Kita akan buka selama 24 jam non stop, sehingga memudahkan masyarakat sewaktu-waktu membutuhkan segera suplai oksigen secara gratis. Adanya tempat layanan juga mengurangi kesulitan masyarakat untuk mencapai akses jika langsung menuju KRI dr.Soeharso. Diharapkan hal ini bisa membantu kelangkaan oksigen yang terjadi di masyarakat saat ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Yudo mengungkapkan, bahwa tidak tertutup kemungkinan TNI AL akan mengirim kapal-kapal perang lainnya melalui unsur gelar, untuk membantu pasokan oksigen bagi masyarakat maritim yang berada di pulau-pulau. Namun untuk saat ini TNI AL fokus pada masyarakat di Jawa Timur yang lebih banyak membutuhkan bantuan oksigen.

KRI SHS-990 Dikerahkan TNI Al untuk Depo Isi Ulang Oksigen 24 Jam Non Stop
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Siswa SMP di Gresik...
Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda
Kadispenal: 23 Prajurit...
Kadispenal: 23 Prajurit Marinir Sedang Latihan Pamtas RI-PNG saat Longsor Cisarua
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
2 Pria Dianiaya Oknum...
2 Pria Dianiaya Oknum TNI di Depok, Polisi Sebut Pemicunya Diduga Ada Transaksi Narkoba
Daftar 31 Pati TNI AL...
Daftar 31 Pati TNI AL Naik Pangkat, Salah Satunya Laksma Khoirul Fu’ad yang Jabat Wadanpuspomal
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Rekomendasi
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Infografis
KRI Bung Karno-369,...
KRI Bung Karno-369, Kapal Kepresidenan Baru Milik TNI AL
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved