alexametrics

Warga Desa Sidomukti Kendal Dapat Bantuan Sembako dari MNC Peduli

loading...
Warga Desa Sidomukti Kendal Dapat Bantuan Sembako dari MNC Peduli
Warga Desa Sidomukti, Kabupaten Kendal mendapatkan bantuan sembako dari MNC Peduli. FOTO/MNC Media
A+ A-
KENDAL - Sembako merupakan bahan pokok utama agar masyarakat tetap bertahan hidup dalam kondisi sulit seperti saat ini. Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah maupun berbagai pihak. MNC Peduli yang telah berkomitmen terus berusaha membantu dalam usaha pencegahan penyebaran COVID-19 dan membantu kebutuhan masyarakat terdampak, telah menyalurkan berbagai bantuan di berbagai wilayah.

"Dampak COVID-19 ini bukan hanya pada kesehatan tapi juga terhadap ekonomi masyarakat, dan paling terdampak adalah masyarakat kurang mampu. Masyarakat, terutama pekerja harian, banyak kehilangan pekerjaan. Ini akan sulit sekali untuk mereka bisa menghidupi keluarga," kata Ketua MNC Peduli Jessica Tanoesoedibjo, Rabu (27/5/2020).

Tidak hanya wilayah Jabodetabek, MNC Peduli juga berusaha mengirimkan bantuan ke daerah. Salah satunya Desa Sidomukti, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bantuan yang diberikan berupa sembako yang disalurkan melalui Kepala Desa Sidomukti Pujiono. Bantuan ini disalurkan melalui Kepala Desa Sidomukti dengan harapan dapat disalurkan dengan tepat sasaran.(Baca juga: MNC Peduli dan PT PPA Berbagi dengan Panti Asuhan Muhammadiyah)



Kepala Desa Sidomukti Pujiono menyampaikan terima kasih kepada MNC Peduli. "Terima kasih sekali dengan adanya MNC Peduli ini ada sembako. Alhamdulillah sudah kami terima dan kami langsung kumpulkan masyarakat dan masyarakat sudah menerima dengan senang hati terimakasih MNC Peduli," katanya.

MNC Peduli berkomitmen membantu dalam usaha pencegahan penyebaran COVID-19 yang akan disalurkan untuk mendukung aktivitas tenaga medis dan kebutuhan masyarakat terdampak dengan melakukan penggalangan dana melalui website www.mncpeduli.org. "Kami mengajak masyarakat dan mitra korporasi untuk saling bahu-membahu bekerja sama dalam membantu melawan COVID-19 ini," katanya.
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak