Tes COVID-19 Digelar Lebih Masif saat Tatanan Normal Baru Diterapkan di Jabar
Rabu, 27 Mei 2020 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
Pemprov Jabar pun konsisten menginventarisasi ruang isolasi dan perawatan COVID-19 tambahan di sejumlah daerah sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kasus positif COVID-19.
Menurutnya, tingkat hunian di fasilitas-fasilitas kesehatan pada 18 Mei lalu berkisar 32 persen. Berdasarkan data 25 Mei, sudah turun menjadi 30 persen. Artinya, kata Berli, yang dirawat atau perlu perawatan karena penyakit COVID-19 di Jabar mengalami penurunan.
"Sementara kapasitas rawat inap kita masih sangat luas dan sangat siap, insya Allah untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan risiko tadi," imbuhnya.
Berli menambahkan, meskipun pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan matang, namun penerapan new normal harus disertai kedisiplinan masyarakat dalam menjaga jarak dan menggunakan masker karena hal itu berkontribusi besar menghentikan rantai penularan COVID-19.
"Kenormalan baru ini akan berhasil menjadi sebuah budaya yang positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, bukan hanya karena COVID-19 bila masyarakat turut berperan serta dalam hal kedisiplinan. Jadi, disiplin menggunakan masker, dan disiplin melakukan physical distancing," tandasnya.
Menurutnya, tingkat hunian di fasilitas-fasilitas kesehatan pada 18 Mei lalu berkisar 32 persen. Berdasarkan data 25 Mei, sudah turun menjadi 30 persen. Artinya, kata Berli, yang dirawat atau perlu perawatan karena penyakit COVID-19 di Jabar mengalami penurunan.
"Sementara kapasitas rawat inap kita masih sangat luas dan sangat siap, insya Allah untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan risiko tadi," imbuhnya.
Berli menambahkan, meskipun pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan matang, namun penerapan new normal harus disertai kedisiplinan masyarakat dalam menjaga jarak dan menggunakan masker karena hal itu berkontribusi besar menghentikan rantai penularan COVID-19.
"Kenormalan baru ini akan berhasil menjadi sebuah budaya yang positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, bukan hanya karena COVID-19 bila masyarakat turut berperan serta dalam hal kedisiplinan. Jadi, disiplin menggunakan masker, dan disiplin melakukan physical distancing," tandasnya.
(awd)
Lihat Juga :