Kepulauan Talaud Gempar, Pasien COVID-19 Berusia 68 Tahun Kabur Dari RSUD Mala
Senin, 19 Juli 2021 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tiong Hwa Ie Sia, Kisah Perjuangan Warga Tionghoa Melawan Pagebluk dan Kolonialisme
"Menurut keterangan perawat berinisial JT, mendapat informasi dari perempuan IS di RSUD Mala, bahwa keluarga korban sudah marah-marah di RSUD Mala karena tidak dapat perawatan yang memuaskan, sehingga keluarga korban membawa lari pasien tersebut tanpa sepengetahuan RSUD Mala. Sekarang pasien sudah berada di rumahnya," kata Nender.
Menurut keterangan dari anak perempuan pasien YK, DK, orang tuanya tidak mendapatkan perawatan yang memuaskan di RSUD Mala, sehingga dia memilih untuk dibawa lari ke rumahnya. Baca juga: Palembang Gempar, Rumah Mewah Milik Wanita Cantik Penuh Coretan Pelakor
"Pasien diketahui tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah, namun anaknya sering melakukan perjalanan dari Talaud, ke Manado, untuk menjual ikan sehingga pasien dinyatakan reaktif COVID-19 . Sedangkan pasien tidak pernah melakukan perjalanan kemanapun, hanya melakukan aktifitas di kebun," tutur Nender.
Pasien dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani rapid test antigen pada Kamis (15/7/2021), dan dirawat di Puskesmas Rainis, namun kemudian dirujuk pada hari Jumat (16/7/2021) ke RSUD Mala.
"Menurut keterangan perawat berinisial JT, mendapat informasi dari perempuan IS di RSUD Mala, bahwa keluarga korban sudah marah-marah di RSUD Mala karena tidak dapat perawatan yang memuaskan, sehingga keluarga korban membawa lari pasien tersebut tanpa sepengetahuan RSUD Mala. Sekarang pasien sudah berada di rumahnya," kata Nender.
Menurut keterangan dari anak perempuan pasien YK, DK, orang tuanya tidak mendapatkan perawatan yang memuaskan di RSUD Mala, sehingga dia memilih untuk dibawa lari ke rumahnya. Baca juga: Palembang Gempar, Rumah Mewah Milik Wanita Cantik Penuh Coretan Pelakor
"Pasien diketahui tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah, namun anaknya sering melakukan perjalanan dari Talaud, ke Manado, untuk menjual ikan sehingga pasien dinyatakan reaktif COVID-19 . Sedangkan pasien tidak pernah melakukan perjalanan kemanapun, hanya melakukan aktifitas di kebun," tutur Nender.
Pasien dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani rapid test antigen pada Kamis (15/7/2021), dan dirawat di Puskesmas Rainis, namun kemudian dirujuk pada hari Jumat (16/7/2021) ke RSUD Mala.
Lihat Juga :