Bupati Luwu Utara Paparkan Inovasi Getar Dilan di Depan Tim Independen

Jum'at, 16 Juli 2021 - 15:10 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara Paparkan...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat melakukan presentasi inovasi Getar Dilan di depan tim independen. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A A A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mempresentasikan inovasi Gerakan Tanam Sayur di Lahan Pekarangan (Getar Dilan) di hadapan 11 orang Tim Panel Independen (TPI) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kementerian PAN-RB, Kamis 15 Juli.

Indah melakukan presentasi dari Ruang Command Center Kantor Bupati. Ia didampingi inovator Getar Dilan, Alauddin Sukri, dan Kabag Organisasi Muhammad Hadi, serta Tim Pelaksana Warkop Indah.

Baca juga:199 Pejabat di Pemkab Lutra Dilantik Secara Tatap Muka dan Virtual

Dalam pemaparannya, Indah membeberkan bahwa inovasi Getar Dilan sesungguhnya terinspirasi dari kondisi Kabupaten Luwu Utara. Di mana kebutuhan pangan, khusus sayur-sayuran dan hortikultura, bisa dipenuhi secara mandiri oleh setiap rumah tangga dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan secara konseptual.

Bahkan kata dia, pemanfaatan lahan pekarangan bisa dikelola dengan orientasi komersil, karena produksi sayuran dari lahan pekarangam bisa menjadi sumber pendapatan keluarga.

“Kami ingin memastikan pangan segar ini tersedia sepanjang waktu, bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, kemudian dikonsumsi dengan baik sesuai anjuran PPL,” kata Indah.

Menurutnya, ada hal yang jauh lebih penting atas hadirnya inovasi ini, yaitu bagaimana menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta meningkatkan pertanian berkelanjutan di Luwu Utara.

Baca juga:Pemkab Lutra Bantu Kebutuhan Pokok 7 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak

“Pendekatan yang kita gunakan adalah menggunakan pendekatan sustainable development goals (SDGs),” terang Bupati.

Indah juga menjelaskan sisi kebaruan dari inovasi ini. “Nilai kebaruan dari inovasi ini adalah memastikan Getar Dilan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dengan mengedepankan kerja tim dan mendorong kolaborasi,” jelasnya.

Masih kata Indah, ada tiga strategi keberlanjutan inovasi ini, yaitu strategi manajerial dengan melakukan monev rutin, strategi institusional melalui Perbup Nomor 31 Tahun 2018 guna memastikan inovasi ini berlanjut serta strategi sosial dengan kolaborasi multipihak atau kolaborasi pentahelix.

“Ke depan, kami sudah merancang pengembangam inovasi ini, yaitu program ketahanan pangan dari rumah, dan kami berharap semua unit kerja internal pemerintah daerah yang terkait langsung dengan inovasi ini bisa memastikan keberlanjutannya,” tandasnya.

Baca juga:Pelaksanaan Pilkades Serentak di Luwu Utara Dapat Apresiasi

Pemaparan orang nomor satu di Luwu Utara ini membuat Tim Panel Independen yang dipimpin Siti Zuhro, kagum. “Pemaparan ibu Bupati luar biasa,” kata Zuhro, usai Indah menutup presentasinya.

Zuhro mengatakan, Getar Dilan adalah inovasi luar biasa karena mampu mendorong kaum perempuan dan kaum milenial ikut berperan besar dalam inovasi ini. “Getar Dilan ini sangat milenial, ya karena kata Dilan ini,” ucap dia tersenyum.

"Saya lebih gembira lagi bahwa ternyata kaum perempuan di Lutra bisa menjadi moto penggeraknya. Kita apresiasi ini. Sukses buat Luwu Utara,” kata Zuhro.

Dalam sesi wawancara, durasi yang diberikan selama 13 menit dimanfaatkan Tim Panel Independen untuk mengorek lebih dalam inovasi Getar Dilan yang menurut mereka sangat menarik. Neneng Goenadi misalnya, ia mengaku sangat tertarik dengan Getar Dilan. “Inovasinya bagus sekali. Saya tertarik dengan inovasi ini,” ucap Neneng.

Baca juga:Pengembangan SDM Luwu Utara Fokus di Sektor Pertanian

Saat durasi habis, masih ada Tim Panel yang ingin berbicara. Salah satunya, Tulus Abadi dari YLKI. Ia menyarankan agar inovasi ini bisa mengembangkan jenis pangannya, tak hanya sayuran saja.

“Inovasi ini harus bisa dikembangkan lagi ke arah sana, tak hanya level sayuran, tapi juga jenis pangan lainnya. Ini menarik sekali,” kuncinya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Tak Ulas Visi Misi,...
Tak Ulas Visi Misi, Suaib Mansur Banyak Curhat dan Minta Dukungan
Pencarian Korban Bencana...
Pencarian Korban Bencana Banjir Luwu Utara Terus Dilakukan
Warga Sulsel di Jayapura...
Warga Sulsel di Jayapura Galang Bantuan untuk Bencana Masamba
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo untuk 2 Guru Luwu Utara
Dua Guru Luwu Utara...
Dua Guru Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo
Prabowo Pulihkan Nama...
Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru yang Dipecat di Luwu Utara, Istana: Pahlawan Harus Dilindungi
Rekomendasi
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Berita Terkini
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved