Banjir Pesanan, Perajin Peti Mati di Malang Malah Bersedih

Kamis, 15 Juli 2021 - 08:00 WIB
loading...
Banjir Pesanan, Perajin...
Kebutuhan peti mati untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia meningkat drastis selama pandemi terlebih saat PPKM Darurat. iNews TV/Deni
A A A
MALANG - Kebutuhan peti mati untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia meningkat drastis selama pandemi terlebih saat PPKM Darurat. Meski meraup keuntungan lebih perajin peti mati merasa sedih, karena banyaknya pesanan menandakan semakin banyak warga yang meninggal karena wabah.

Menurut Antonius Budi Wantoro, perajin peti mati di Desa Kamatren, Sukun, Kota Malang setahun terakhir produksi peti yang dilakukannya meningkat drastis. "Namun disatu sisi kita juga merasa sedih. Karena dengan benyaknya pesanan berati banyak yang meninggal," ujar yang sudah puluhan tahun menggeluti usaha tersebut. Baca: Kasus COVID-19 Melonjak, Jawa Timur Defisit Oksigen.

Sehari-harinya galeri Budi memang nampak sibuk. Bahkan ia menambah karyawan, dari tiga pekerja menjadi sepuluh pekerja karena permintaan peti mati yang terus meningkat. "Selain permintaan rumah sakit, kita juga melayani pesanan pribadi. Kita bisa memproduksi hingga 50 peti sehari," pungkasnya. Baca Juga: Pemuda di Muba Ini Ajak Sepupu Perempuannya Mencuri Kambing.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Ganesh Institute Berikan...
Ganesh Institute Berikan 3 Catatan untuk Pembangunan Sosial Kota Malang
Lippo Renovasi 1.500...
Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa, Dimulai dari Malang
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Ruwatan Ekologis dan Doa untuk Sungai Jadi Event Pamungkas
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Petik Tirta Amerta di Titik 0 Sumber Brantas Jadi Pembuka
Perajin Batik Kota Malang...
Perajin Batik Kota Malang Kolaborasi dengan UB Digitalisasikan Batik Malang
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved