Ketum PB Matla’ul Anwar: Mengenali Narasi Radikalisme Penting karena Virus Berbahaya
Rabu, 14 Juli 2021 - 23:46 WIB
loading...
A
A
A
"Karena kalau kita bicaramasalahpandemipadahari ini, tentunya mungkinkita tahu obatnya, kita tahu vaksinnya. Tetapikalau virus radikalismetentang pemikiran, tentunya harus bersama-sama kita lawan," tutur mantan Ketua Kadin Serang itu.
Lebih lanjut, pria kelahiran Pandeglang itu mencontohkan terkait aturan protokol kesehatan (prokes) yang saat ini digalakkan oleh pemerintah untuk membendung pemyebaran COVID-19. Menurutnya, hal serupa perlu diterapkan untuk membendung virus radikal dan intoleran yang saat ini masif, apalagi yang mengarah kepada provokasi kekerasan.
"Seperti misalnya tempat ibadah, itu kan dibuat untuk menghambat penyebaran virus tetapi malah ada yang mengatakan kalau tempat ibadah tidak boleh ditutup. Padahal kan salat bisa saja dari rumah, dan itu juga ada hukumnya," jelasnya.
Embay mengungkapkan bahwa sebagaimana diatur dalam Alquran, manusia diwajibkan untuk menjaga nyawa manusia lainnya. Apalagi dikala pandemi seperti saat ini, tidak terkecuali juga dengan pandemi virus radikal intoleran.
"Mari kita jaga nyawa sesama manusia dengan menerapkan protokol kesehatan dan beribadah dari rumah. Kita jaga juga saudara kita daripenyebaranvirus radikalisme yang terus mengancam saat iniutamanya melalui media sosial," terangnya.
Lebih lanjut, pria kelahiran Pandeglang itu mencontohkan terkait aturan protokol kesehatan (prokes) yang saat ini digalakkan oleh pemerintah untuk membendung pemyebaran COVID-19. Menurutnya, hal serupa perlu diterapkan untuk membendung virus radikal dan intoleran yang saat ini masif, apalagi yang mengarah kepada provokasi kekerasan.
"Seperti misalnya tempat ibadah, itu kan dibuat untuk menghambat penyebaran virus tetapi malah ada yang mengatakan kalau tempat ibadah tidak boleh ditutup. Padahal kan salat bisa saja dari rumah, dan itu juga ada hukumnya," jelasnya.
Embay mengungkapkan bahwa sebagaimana diatur dalam Alquran, manusia diwajibkan untuk menjaga nyawa manusia lainnya. Apalagi dikala pandemi seperti saat ini, tidak terkecuali juga dengan pandemi virus radikal intoleran.
"Mari kita jaga nyawa sesama manusia dengan menerapkan protokol kesehatan dan beribadah dari rumah. Kita jaga juga saudara kita daripenyebaranvirus radikalisme yang terus mengancam saat iniutamanya melalui media sosial," terangnya.
Lihat Juga :