Terjadi Ledakan Kasus COVID-19, Warga Dayak Lamandau Gelar Ritual Balalayah
Senin, 12 Juli 2021 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Surabaya Gempar Patroli PPKM Darurat Diserang, Pemilik Warung Kopi Jadi Tersangka
Bambu yang sudah dibentuk nantinya diisi dengan sejumlah buah lokal Lamandau, dan beras mentah yang sudah didoakan oleh tetua adat Dayak Tomun. Selanjutnya, mereka mendirikan tiang sebagai pertanda melawan virus corona supaya pergi meninggalkan wilayah Lamandau. Bambu dilarung di sungai desa yang dianggap sebagai pengusiran corona dari wilayah bumi Dayak Lamandau Kalteng.
Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengatakan, kegiatan ritual tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19 di wilayah Lamandau, serta wilayah lain di Kalteng. "Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, untuk mencegah penyebaran COVID-19," terangnya.
Baca juga: Kisah Mbah Djugo, Tabib Sakti yang Menjinakkan Wabah Kolera di Tanah Jawa
Dalam kegiatan ritual tersebut, terdapat larangan melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya tidak mengunjungi sanak saudara atau tetangga selama pelaksanaan ritual, hal itu selaras dengan kegiatan PPKM mikro yang telah diterapkan di Kabupaten Lamandau.
Bambu yang sudah dibentuk nantinya diisi dengan sejumlah buah lokal Lamandau, dan beras mentah yang sudah didoakan oleh tetua adat Dayak Tomun. Selanjutnya, mereka mendirikan tiang sebagai pertanda melawan virus corona supaya pergi meninggalkan wilayah Lamandau. Bambu dilarung di sungai desa yang dianggap sebagai pengusiran corona dari wilayah bumi Dayak Lamandau Kalteng.
Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengatakan, kegiatan ritual tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19 di wilayah Lamandau, serta wilayah lain di Kalteng. "Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, untuk mencegah penyebaran COVID-19," terangnya.
Baca juga: Kisah Mbah Djugo, Tabib Sakti yang Menjinakkan Wabah Kolera di Tanah Jawa
Dalam kegiatan ritual tersebut, terdapat larangan melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya tidak mengunjungi sanak saudara atau tetangga selama pelaksanaan ritual, hal itu selaras dengan kegiatan PPKM mikro yang telah diterapkan di Kabupaten Lamandau.
(eyt)
Lihat Juga :