Hadapi Krisis Energi, Anak Muda di Purwakarta Ciptakan Kompor Berbahan Bakar Air
Sabtu, 10 Juli 2021 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Kompor ini memiliki api besar dan bisa memusnahkan sampah samapai menjadi debu. Untuk memusnahkan satu ton sampah, menurut Dede, hanya membutuhkan 5 liter air, dan 5 liter oli bekas untuk bahan bakarnya. Baca juga: Jogetnya dengan 2 Wanita Seksi Gemparkan Grobogan, Kades Disanksi Bangun Tempat Isolasi
Karena cukup ekonomis, ada warga yang ingin dibuatkan kompor ini dan digunakan untuk memasak gorengan. Tapi kompor untuk memasak gorengan dibuatkan kompor air kecil. Tidak hanya masyarakat di desanya, sampai saat ini kompor air ciptaan pemuda desa ini sudah dipesan oleh warga dari luar kota.
"Karena sempat dibuat video di Youtube, jadi ada yang pesan. Kami sudah membuat enam unit kompor air. Dua dianyaranya di pesan oleh warga Solo, dan Cirebon. Kalau yang mau dibuatkan silahkan. Tapi memang biaya untuk membuat kompor ini cukup mahal. Butuh biaya hampir Rp1 juta untuk satu unit kompor. Tapi memang biaya bahan bakarnya murah, cukup dengan air dan oli bekas saja," ujar Dede.
Ditanya soal dukungan pemerintah soal inovasi kompor air ini, Dede mengaku belum ada. Dede menyambut baik jika memang ada pihak-pihak yang ingin mendorong produksi kompor air. Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
"Terus terang, kami keterbatasan biaya jika harus komersialisasikan produk ini. Kalau memang dibutuhkan dan dinilai bermamfaat, untuk masyarakat mungkin diperlukan penyempurnaan . Terutama dari segi bentuk dan tentunya dari leber standar keamanannya, meskipun sejauh ini cukup aman digunakan," tutup Dede.
Karena cukup ekonomis, ada warga yang ingin dibuatkan kompor ini dan digunakan untuk memasak gorengan. Tapi kompor untuk memasak gorengan dibuatkan kompor air kecil. Tidak hanya masyarakat di desanya, sampai saat ini kompor air ciptaan pemuda desa ini sudah dipesan oleh warga dari luar kota.
"Karena sempat dibuat video di Youtube, jadi ada yang pesan. Kami sudah membuat enam unit kompor air. Dua dianyaranya di pesan oleh warga Solo, dan Cirebon. Kalau yang mau dibuatkan silahkan. Tapi memang biaya untuk membuat kompor ini cukup mahal. Butuh biaya hampir Rp1 juta untuk satu unit kompor. Tapi memang biaya bahan bakarnya murah, cukup dengan air dan oli bekas saja," ujar Dede.
Ditanya soal dukungan pemerintah soal inovasi kompor air ini, Dede mengaku belum ada. Dede menyambut baik jika memang ada pihak-pihak yang ingin mendorong produksi kompor air. Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
"Terus terang, kami keterbatasan biaya jika harus komersialisasikan produk ini. Kalau memang dibutuhkan dan dinilai bermamfaat, untuk masyarakat mungkin diperlukan penyempurnaan . Terutama dari segi bentuk dan tentunya dari leber standar keamanannya, meskipun sejauh ini cukup aman digunakan," tutup Dede.
(eyt)
Lihat Juga :