Hadapi Krisis Energi, Anak Muda di Purwakarta Ciptakan Kompor Berbahan Bakar Air

Sabtu, 10 Juli 2021 - 17:01 WIB
loading...
Hadapi Krisis Energi,...
Sekelompok anak muda di Desa Gandamekar, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berhasil menciptakan kompor berbahan bakar air. Foto/MPI/Didin Jalaludin
A A A
PURWAKARTA - Berkat kreativitas dan ide yang cemerlang, sekelompok anak muda di Desa Gandamekar, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berhasil menciptakan kompor berbahan bakar air .

Baca juga: BIC Delegasi 20 Kelompok Ikut Lomba Inovasi Digital Mahasiswa 2021

"Selain air, untuk bahan bakar ini sebetulnya diperlukan oli bekas. Tapi kami lebih menyebutnya kompor air, karena memang memamfaatkan air untuk uap yang berfungsi menyeburkan api, macam kompor semawar," kata Kordinator Karang Taruna Desa Gandamekar, Dede Ruhiat (33), Sabtu (10/07/2021).



Dede menceritakan, kompor air diciptakan karena keperluan pengolahan sampah yang dikelola kelompok karang taruna di desanya. Dari beberapa jenis sampah ada yang diolah menjadi pupuk organik dan daur ulang lain seperti kerajinan, serta ada juga yang harus dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara harga bahan bakar minyak dan elpiji non subsidi cukup mahal.

Baca juga: Mengheningkan Cipta Getarkan Jalanan Sidoarjo, Pengendara dan Satgas Khusyuk Berdoa untuk Indonesia

"Atas dasar itu kami berinovasi membuat kompor yang bahan bakarnya tidak menggunakan gas atau minyak. Dan terciptalah kompor air ini," tutur dia. Sampai saat ini kompor air ciptaan kelompok pemuda di Desa Gandamekar rutin menjadi alat untuk membakar sampah.

Kompor ini memiliki api besar dan bisa memusnahkan sampah samapai menjadi debu. Untuk memusnahkan satu ton sampah, menurut Dede, hanya membutuhkan 5 liter air, dan 5 liter oli bekas untuk bahan bakarnya. Baca juga: Jogetnya dengan 2 Wanita Seksi Gemparkan Grobogan, Kades Disanksi Bangun Tempat Isolasi

Karena cukup ekonomis, ada warga yang ingin dibuatkan kompor ini dan digunakan untuk memasak gorengan. Tapi kompor untuk memasak gorengan dibuatkan kompor air kecil. Tidak hanya masyarakat di desanya, sampai saat ini kompor air ciptaan pemuda desa ini sudah dipesan oleh warga dari luar kota.

"Karena sempat dibuat video di Youtube, jadi ada yang pesan. Kami sudah membuat enam unit kompor air. Dua dianyaranya di pesan oleh warga Solo, dan Cirebon. Kalau yang mau dibuatkan silahkan. Tapi memang biaya untuk membuat kompor ini cukup mahal. Butuh biaya hampir Rp1 juta untuk satu unit kompor. Tapi memang biaya bahan bakarnya murah, cukup dengan air dan oli bekas saja," ujar Dede.

Ditanya soal dukungan pemerintah soal inovasi kompor air ini, Dede mengaku belum ada. Dede menyambut baik jika memang ada pihak-pihak yang ingin mendorong produksi kompor air. Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri

"Terus terang, kami keterbatasan biaya jika harus komersialisasikan produk ini. Kalau memang dibutuhkan dan dinilai bermamfaat, untuk masyarakat mungkin diperlukan penyempurnaan . Terutama dari segi bentuk dan tentunya dari leber standar keamanannya, meskipun sejauh ini cukup aman digunakan," tutup Dede.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Tirta Bhagasasi Bekasi...
Tirta Bhagasasi Bekasi Perketat Akurasi Tagihan Air Bersih
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
TMMD ke-128 TNI, Kodim...
TMMD ke-128 TNI, Kodim 1801/Manokwari Bangun Infrastruktur Air Bersih
PAD Maluku Menurun,...
PAD Maluku Menurun, Legislator Perindo Welhelm Kurnala Dorong Inovasi dan Optimalisasi Aset Daerah
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Rekomendasi
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved