Fraksi Golkar DPRD Pangkep Minta Perbup Pembatasan Beasiswa Ditinjau Ulang
Jum'at, 09 Juli 2021 - 08:19 WIB
loading...
Fraksi Partai Golkar DPRD Pangkep meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep untuk meninjau kembali Peraturan Bupati Nomor 14 tahun 2021. Foto: Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Fraksi Partai Golkar DPRD Pangkep meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep untuk meninjau kembali Peraturan Bupati Nomor 14 tahun 2021 yang mengatur tentang pembatasan beasiswa untuk mahasiswa.
Pembatasan tersebut membuat beasiswa untuk SPP gratis yang dulunya bisa dinikmati semua mahasiswa Kabupaten Pangkep menjadi terbatas pada golongan kurang mampu dan berprestasi.
Juru bicara Fraksi Partai Golkar , Mukhtar Sali yang membacakan pandangan umum terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020 di Kantor DPRD Pangkep, Kamis (8/7/2021) mengatakan, kebijakan beasiswa untuk seluruh pelajar Pangkep yang berkuliah seharusnya dilanjutkan tanpa melihat latar belakang mahasiwa berprestasi atau kurang mampu.
Baca Juga: Muhammad Yusran Lalogau Beri Hibah Rp100 Juta ke PD Aisyiyah Pangkep
Ia menjelaskan, sejarah pendidikan gratis di Pangkep dimulai sejak Bupati Syafruddin Nur yang menggratiskan pendidikan SD dan SMP. Kebijakan tersebut dilanjutkan Bupati Syamsuddin Hamid yang periode pertamanya dengan menggratiskan dari SD sampai SMA. Lalu pada periode kedua Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid beliau memberikan SPP gratis untuk mahasiswa.
Pembatasan tersebut membuat beasiswa untuk SPP gratis yang dulunya bisa dinikmati semua mahasiswa Kabupaten Pangkep menjadi terbatas pada golongan kurang mampu dan berprestasi.
Juru bicara Fraksi Partai Golkar , Mukhtar Sali yang membacakan pandangan umum terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020 di Kantor DPRD Pangkep, Kamis (8/7/2021) mengatakan, kebijakan beasiswa untuk seluruh pelajar Pangkep yang berkuliah seharusnya dilanjutkan tanpa melihat latar belakang mahasiwa berprestasi atau kurang mampu.
Baca Juga: Muhammad Yusran Lalogau Beri Hibah Rp100 Juta ke PD Aisyiyah Pangkep
Ia menjelaskan, sejarah pendidikan gratis di Pangkep dimulai sejak Bupati Syafruddin Nur yang menggratiskan pendidikan SD dan SMP. Kebijakan tersebut dilanjutkan Bupati Syamsuddin Hamid yang periode pertamanya dengan menggratiskan dari SD sampai SMA. Lalu pada periode kedua Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid beliau memberikan SPP gratis untuk mahasiswa.
Lihat Juga :