Parepare Zona Merah Covid-19, Pelanggar Prokes Bakal Disanksi

Rabu, 07 Juli 2021 - 18:43 WIB
loading...
Parepare Zona Merah...
Seorang warga pelanggar prokes menjalani sanksi sosial menyapu jalanan, yang terjaring operasi yustisi prokes. Foto: Sindonews/Darwity Dalle
A A A
PAREPARE - Kasus aktif Covid-19 di Kota Parepare terus mengalami peningkatan. Dalam empat hari terakhir menembus angka ratusan hingga kembali jadi zona merah Covid-19.

Kondisi tersebut membuat pemerintah setempat memperketat penerapan protokol kesehatan, dengan memberikan sanksi kepada pelanggar.

Baca Juga: Wali Kota Parepare Berinovasi Dirikan Gedung COVID Center

Ketua Keamanan Tim Gugus Tugas Penangguangan Covid-19 Parepare, Muhammad Anshar Makkarai mengatakan, masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker, akan diambil tindakan tegas berupa sanksi sosial. Setelah diberi masker, pelanggar prokes lalu menjalani sanksi.

"Sanksinya, denda Rp50 ribu. Yang tidak mampu bayar denda, diganti dengan sanksi fisik seperti push up serta kerja sosial melakukan pembersihan pada titik yang telah ditentukan, seperti menyapu jalan atau memungut sampah selama tiga jam. Dan sudah ada warga yang kita tindak tegas karena melanggar prokes," ungkap Ansar.

Sementara Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Satpol PP Parepare , Ariyadi mengatakan, operasi yustisi menyasar ruas-ruas protokol yang ramai dilintasi warga. "Ada lima orang yang kedapatan tidak memakai masker, empat sanksi administrasi dan satu diberikan sanksi sosial,"katanya.

Ariyadi menjelaskan, operasi tersebut terus digelar sesuai surat perintah hingga tanggal 19 Juli 2021. "Kami menghimbau masyarakat agar senantiasa lebih disiplin dan mematuhi protokol kesehatan ," katanya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Parepare , Rahmawati mengatakan, empat kecamatan yang ada di Parepare, bahkan kini berstatus zona merah.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik, Razia Masker Kembali Dilakukan di Parepare

"Mobilitas di seluruh kecamatan memang terbilang tinggi, yang terjadi saat Parepare masih berada di zona hijau. Masyarakat lengah dan kurang menerapkan protokol kesehatan," ungkap Rahmawati.

Data dari Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Parepare, terdata sebanyak 110 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Selain 88 pasien menjalani isolasi mandiri, 6 diantaranya menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Andi Makkasau Parepare, empat pasien Covid-19 di RS Sumantri, dan 12 lainnya menjalani perawatan di RS Fatima.

"Pemantauan juga tengah ketat kami lakukan terhadap 59 orang yang merupakan hasil tracing karena berkontak erat dengan suspek. Semua yang dalam pantauan, akan terus kita update perkembangannya," papar Rahmawati.

Baca Juga: Gelar Vaksinasi Massal, Kodim 1405 Kota Parepare Target 1.140 Orang

Kembali berada di zona merah, menggerakkan tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Parepare , untuk kembali menegakkan aturan prokes yang mulai longgar diterapkan masyarakat, melalui operasi yustisi. Sanksi pelanggaran prokes, juga kembali akan diterapkan, setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi prokes pada sejumlah titik.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! Kecamatan Batam...
Waspada! Kecamatan Batam Kota Berstatus Zona Merah COVID-19
Langgar Prokes hingga...
Langgar Prokes hingga Jual Miras, Bar Latysha Denpasar Ditutup Paksa
Langgar Prokes, Restoran...
Langgar Prokes, Restoran di Kuta Bali Dipasangi Police Line
Sepanjang 2021, Pemkot...
Sepanjang 2021, Pemkot Denpasar Jaring 6.433 Pelanggar Prokes
Tak Taat Aturan Prokes,...
Tak Taat Aturan Prokes, Pemkot Bakal Evaluasi Operasional Ruang Publik di Bandung
Masuk Zona Merah, Kesadaran...
Masuk Zona Merah, Kesadaran Prokes di Daerah Masih Rendah dan Stigma Sosial Tinggi
Tempat Wisata di Tangerang...
Tempat Wisata di Tangerang Ditutup dan Dilaporkan Polisi, Ada Apa?
Seminggu Operasi Razia...
Seminggu Operasi Razia Masker, 1.680 Warga Disanksi
Pelanggaran Prokes saat...
Pelanggaran Prokes saat DJ Una Manggung, Polisi Koordinasi Satgas Covid-19
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved