Tiap Hari Ratusan Keluarga Panik Mencari Rumah Sakit, Anies: Ingin Cepat Selesai atau Lama?
Minggu, 04 Juli 2021 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah usaha untuk menyelamatkan kita semua. Anda, keluarga Anda, dan kita semua, bukan untuk mengosongkan jalan-jalan di Jakarta. Jadi, ketika melihat ada pembatasan jalan-jalan, bukan berarti mengatur arus lalu lintas, tetapi menyelamatkan kita semua,” sambungtnya.
Anies menyampaikan bahwa angka pemakaman di Jakarta meningkat signifikan dalam seminggu terakhir. Di mana angka pemakaman dengan protokol Covid-19 mencatat rekor yakni 392 pemakaman dalam sehari. Maka itu, Anies meminta masyarakat agar tetap di rumah dan menerapkan protokol kesehatan, serta segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi agar kondisi pandemi cepat terkendali.
“Dari kemarin angka pemakaman protokol Covid-19 mencapai rekornya, 392 pemakaman dilakukan. Ini jenazah. Menambah liang kubur ini adalah sebuah tanda bahaya bagi semua bahwa jumlah kematian di Jakarta meningkat amat tinggi. Ini adalah orang-orang yang dua minggu sebelumnya masih sehat, mereka orang tua, ayah, ibu, kakak, adik kita,” ungkap Anies.
“Kita semua menyadari ini masa yang sulit yang sedang kita hadapi dua sampai empat minggu ke depan. Ada satu hal penting, kita ingin cepat selesai atau lama? Kalau ingin cepat, semua bertahan di rumah demi keselamatan. Kita tak ingin kuburkan lebih banyak orang lagi, kita ingin yang di rumah sakit pulang ke rumah, dan yang tidak terpapar tidak terpapar. Caranya, jauhi kerumunan, kurangi mobilitas, dan tinggal di rumah serta segera lakukan vaksinasi,” pesannya.
Anies menyampaikan bahwa angka pemakaman di Jakarta meningkat signifikan dalam seminggu terakhir. Di mana angka pemakaman dengan protokol Covid-19 mencatat rekor yakni 392 pemakaman dalam sehari. Maka itu, Anies meminta masyarakat agar tetap di rumah dan menerapkan protokol kesehatan, serta segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi agar kondisi pandemi cepat terkendali.
“Dari kemarin angka pemakaman protokol Covid-19 mencapai rekornya, 392 pemakaman dilakukan. Ini jenazah. Menambah liang kubur ini adalah sebuah tanda bahaya bagi semua bahwa jumlah kematian di Jakarta meningkat amat tinggi. Ini adalah orang-orang yang dua minggu sebelumnya masih sehat, mereka orang tua, ayah, ibu, kakak, adik kita,” ungkap Anies.
“Kita semua menyadari ini masa yang sulit yang sedang kita hadapi dua sampai empat minggu ke depan. Ada satu hal penting, kita ingin cepat selesai atau lama? Kalau ingin cepat, semua bertahan di rumah demi keselamatan. Kita tak ingin kuburkan lebih banyak orang lagi, kita ingin yang di rumah sakit pulang ke rumah, dan yang tidak terpapar tidak terpapar. Caranya, jauhi kerumunan, kurangi mobilitas, dan tinggal di rumah serta segera lakukan vaksinasi,” pesannya.
(thm)
Lihat Juga :