Tiap Hari Ratusan Keluarga Panik Mencari Rumah Sakit, Anies: Ingin Cepat Selesai atau Lama?

Minggu, 04 Juli 2021 - 20:36 WIB
loading...
Tiap Hari Ratusan Keluarga...
Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, mengecek titik penyekatan PPKM Darurat, Minggu (4/7/2021). Foto: SINDOnews/Helmi Syarif
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan , kembali mengimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi mobilitas . Terlebih jika mobilitas tersebut tidak berkaitan dengan sektor yang sifatnya esensial dan kritikal.

“Saya ingin ingatkan kepada semua bahwa pembatasan mobilitas harus dimulai dari diri kita masing-masing. Apakah kita termasuk dalam sektor itu atau tidak? Bila tidak, maka ikhtiarkan untuk di rumah,” ujar Anies saat melakukan pemantauan ke posko-posko penyekatan PPKM Darurat, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Anies: PPKM Darurat Bukan untuk Mengosongkan Jalan, Tujuannya Membuat Warga Selamat

Imbauan ini disampaikan Anies didasarkan pada kondisi pandemi di Ibu Kota yang mengkhawatirkan dan luar biasa. Hal ini dilihat dari banyaknya rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya yang sudah kewalahan menangani pasien dengan jumlah yang terus bertambah.

Sehingga, bagi siapapun yang berada di rumah maka akan sangat membantu menekan potensi penyebaran Covid-19 dan menyelamatkan sesama.

“Tiap hari ratusan keluarga panik mencari tempat isolasi atau rumah sakit, karena mereka terpapar. Karena itulah, saya minta kepada semua, hindari keterpaparan dengan sementara bertahan dulu di rumah. Kurangi kegiatan di luar rumah,” imbaunya.

Baca juga: Anies Baswedan: Pandemi Covid-19 Pengingat Betapa Lemahnya Kita sebagai Makhluk

“Ini adalah usaha untuk menyelamatkan kita semua. Anda, keluarga Anda, dan kita semua, bukan untuk mengosongkan jalan-jalan di Jakarta. Jadi, ketika melihat ada pembatasan jalan-jalan, bukan berarti mengatur arus lalu lintas, tetapi menyelamatkan kita semua,” sambungtnya.

Anies menyampaikan bahwa angka pemakaman di Jakarta meningkat signifikan dalam seminggu terakhir. Di mana angka pemakaman dengan protokol Covid-19 mencatat rekor yakni 392 pemakaman dalam sehari. Maka itu, Anies meminta masyarakat agar tetap di rumah dan menerapkan protokol kesehatan, serta segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi agar kondisi pandemi cepat terkendali.

“Dari kemarin angka pemakaman protokol Covid-19 mencapai rekornya, 392 pemakaman dilakukan. Ini jenazah. Menambah liang kubur ini adalah sebuah tanda bahaya bagi semua bahwa jumlah kematian di Jakarta meningkat amat tinggi. Ini adalah orang-orang yang dua minggu sebelumnya masih sehat, mereka orang tua, ayah, ibu, kakak, adik kita,” ungkap Anies.

“Kita semua menyadari ini masa yang sulit yang sedang kita hadapi dua sampai empat minggu ke depan. Ada satu hal penting, kita ingin cepat selesai atau lama? Kalau ingin cepat, semua bertahan di rumah demi keselamatan. Kita tak ingin kuburkan lebih banyak orang lagi, kita ingin yang di rumah sakit pulang ke rumah, dan yang tidak terpapar tidak terpapar. Caranya, jauhi kerumunan, kurangi mobilitas, dan tinggal di rumah serta segera lakukan vaksinasi,” pesannya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Berita Terkini
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved