Tak Layani Pasien COVID-19 yang Terus Berdatangan, IGD RSUD Kota Bandung Tutup Sementara
Minggu, 04 Juli 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Yorisa mengungkapkan, saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan tak luput dari paparan COVID-19. “Tenaga Kesehatan pun jumlahnya saat ini menjadi terbatas karena banyak yang terpapar COVID-19,” imbuhnya.
Yorisa tidak bisa memungkiri jika kasus COVID-19 di Kota Bandung tengah meningkat tajam. Sebagai dampaknya, Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung per hari Jumat, 2 Juli 2021 berada di angka 90,93 persen.
Meskipun dari jumlah tersebut, setengahnya diisi oleh pasien COVID-19 dari luar Kota Bandung. “Saat ini pelayanan COVID-19 memang sedang meningkat. Itu terkait juga dengan tingginya keterisian tempat tidur perawatan di 29 RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung,” ungkapnya.
Yorisa mengungkapkan, pelayanan IGD khusus COVID-19 di RSUD Ujungberung akan segera dibuka kembali apabila kondisi pasien sudah menurun dan SDM tenaga kesehatan kembali bertambah. “Bila situasi berangsur mereda pelayanan akan normal kembali,” cetusnya.
Yorisa tidak bisa memungkiri jika kasus COVID-19 di Kota Bandung tengah meningkat tajam. Sebagai dampaknya, Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung per hari Jumat, 2 Juli 2021 berada di angka 90,93 persen.
Meskipun dari jumlah tersebut, setengahnya diisi oleh pasien COVID-19 dari luar Kota Bandung. “Saat ini pelayanan COVID-19 memang sedang meningkat. Itu terkait juga dengan tingginya keterisian tempat tidur perawatan di 29 RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung,” ungkapnya.
Yorisa mengungkapkan, pelayanan IGD khusus COVID-19 di RSUD Ujungberung akan segera dibuka kembali apabila kondisi pasien sudah menurun dan SDM tenaga kesehatan kembali bertambah. “Bila situasi berangsur mereda pelayanan akan normal kembali,” cetusnya.
(msd)
Lihat Juga :