Pasukan Lantamal VI Simulasi Amankan Wilayah Perairan Makassar dari Perompak
Jum'at, 02 Juli 2021 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
Dalam serbuan tersebut, Tim VBSS Lantamal VI dengan cepat melaksanakan operasi pembebasan sandera yang diakhiri dengan melumpuhkan satu per satu para perompak yang berjumlah 4 orang.
Skenario latihan tersebut digelar pada hari ketiga Penilaian Pangkalan TNI AL Teladan oleh Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Disopslatal).
Komandan Lantamal VI (Lantamal VI) Laksamana Pertama TNI, Benny Sukandari mengatakan latihan VBSS yang dilaksanakan itu merupakan tanda keseriusan Lantamal VI sebagai salah satu kandidat untuk penilaian Pangkalan TNI AL Teladan dan dalam hal mengamankan wilayah perairan di wilayah kerjanya dari gangguan yang terdeteksi maupun tidak seperti pembebasan sandera tersebut.
“Profesionalisme sebagai seorang prajurit TNI AL khususnya sebagai prajurit kapal perang sangat diperlukan dalam hal peperangan, termasuk dalam mengamankan wilayah perairan dari kejahatan seperti melumpuhkan perompak kapal serta membebaskan sandera yang dilaksanakan ini," ujarnya.
Baca Juga: Jangan Campur Dua Merek Vaksin pada Proses Vaksinasi Covid-19, Kenapa?
Skenario latihan tersebut digelar pada hari ketiga Penilaian Pangkalan TNI AL Teladan oleh Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Disopslatal).
Komandan Lantamal VI (Lantamal VI) Laksamana Pertama TNI, Benny Sukandari mengatakan latihan VBSS yang dilaksanakan itu merupakan tanda keseriusan Lantamal VI sebagai salah satu kandidat untuk penilaian Pangkalan TNI AL Teladan dan dalam hal mengamankan wilayah perairan di wilayah kerjanya dari gangguan yang terdeteksi maupun tidak seperti pembebasan sandera tersebut.
“Profesionalisme sebagai seorang prajurit TNI AL khususnya sebagai prajurit kapal perang sangat diperlukan dalam hal peperangan, termasuk dalam mengamankan wilayah perairan dari kejahatan seperti melumpuhkan perompak kapal serta membebaskan sandera yang dilaksanakan ini," ujarnya.
Baca Juga: Jangan Campur Dua Merek Vaksin pada Proses Vaksinasi Covid-19, Kenapa?
(agn)
Lihat Juga :