Alumni Smansa Makassar Dapat Gelar Profesor Kehormatan dari Oxford
Sabtu, 26 Juni 2021 - 18:55 WIB
loading...
A
A
A
Mengembangkan Stem Cell Lewat Celltech Stem Cell Centre (CSC)
Deby Vinski mengembangkan pengobatan menggunakan stem cell dari tali pusat dengan membangun Celltech Stem Cell Centre (CSC). CSC merupakan laboratorium riset, pengolahan dan penyimpanan stem cell yang telah memiliki izin operasional dari Kemenkes dan terakreditasi Badan Akreditasi Kedokteran Preventive & Anti-Aging Dunia (WOCPM).
Di CSC, tali pusat orang melahirkan yang biasanya dibuang atau ditanam sesuai adat istiadat, diambil sebagian untuk disimpan. Tali pusat ini dapat digunakan untuk terapi pada hampir 80 tipe penyakit dengan lebih dari 35 ribu transplantasi.
Baca juga:Biar Makin Pede, Begini Cara Cepat Samarkan Stretchmark dan Selulit
Dilaporkan berbagai jurnal ilmiah maupun riset kedokteran, stem cell dari tali pusat jaringan sangat bermanfaat untuk diabetes, cerebral palsy, autis, penyakit autoimun, kelainan orthopedic, osteoarthritis pada lutut dan tulang belakang, osteoporosi, trauma luka bakar, multiple sclerosis, lupus, COPD, dementia, alzheimer, parkinson, kanker, hingga Covid-19 .
"Jadi saat orang melahirkan, tali pusatnya kita ambil untuk disimpan. Kita hanya perlu sedikit untuk disimpan. stem cell dari tali pusat ini bisa dipakai untuk pengobatan leukimia, kanker, struk, dan banyak penyakit yang sulit disembuhkan lain termasuk untuk Covid-19 ," jelas Debby.
Marketing Communication CSC Indonesia, dr Wachyudi Muchsin, hingga kini, telah banyak pesohor negeri ini menjalani terapi stem cell sejak berpuluh tahun lalu ke luar negeri.
Deby Vinski mengembangkan pengobatan menggunakan stem cell dari tali pusat dengan membangun Celltech Stem Cell Centre (CSC). CSC merupakan laboratorium riset, pengolahan dan penyimpanan stem cell yang telah memiliki izin operasional dari Kemenkes dan terakreditasi Badan Akreditasi Kedokteran Preventive & Anti-Aging Dunia (WOCPM).
Di CSC, tali pusat orang melahirkan yang biasanya dibuang atau ditanam sesuai adat istiadat, diambil sebagian untuk disimpan. Tali pusat ini dapat digunakan untuk terapi pada hampir 80 tipe penyakit dengan lebih dari 35 ribu transplantasi.
Baca juga:Biar Makin Pede, Begini Cara Cepat Samarkan Stretchmark dan Selulit
Dilaporkan berbagai jurnal ilmiah maupun riset kedokteran, stem cell dari tali pusat jaringan sangat bermanfaat untuk diabetes, cerebral palsy, autis, penyakit autoimun, kelainan orthopedic, osteoarthritis pada lutut dan tulang belakang, osteoporosi, trauma luka bakar, multiple sclerosis, lupus, COPD, dementia, alzheimer, parkinson, kanker, hingga Covid-19 .
"Jadi saat orang melahirkan, tali pusatnya kita ambil untuk disimpan. Kita hanya perlu sedikit untuk disimpan. stem cell dari tali pusat ini bisa dipakai untuk pengobatan leukimia, kanker, struk, dan banyak penyakit yang sulit disembuhkan lain termasuk untuk Covid-19 ," jelas Debby.
Marketing Communication CSC Indonesia, dr Wachyudi Muchsin, hingga kini, telah banyak pesohor negeri ini menjalani terapi stem cell sejak berpuluh tahun lalu ke luar negeri.
Lihat Juga :