Pemkot Makassar Diminta Perbaiki Tata Kelola Anggaran

Jum'at, 25 Juni 2021 - 07:33 WIB
loading...
Pemkot Makassar Diminta...
Kegagalan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ikut disesalkan DPRD Kota Makassar. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Kegagalan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ikut disesalkan DPRD Kota Makassar. Dewan menilai kegagalan itu akibat tata kelola keuangan daerah yang semrawut.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar terhadap agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Makassar tentang Pertanggungjawaban APBD TA 2020, Kamis (24/6/2021), Fraksi NasDem memberikan sejumlah catatan atas raihan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Diantaranya, pemerintah kota dalam menyampaikan laporan keuangan tidak sesuai dengan Perda APBD. Terdapat kesalahan penganggaran atas belanja modal dan belanja barang di sejumlah OPD. Pembayaran gaji dan tunjangan PNS tidak sesuai ketentuan.

"Ada juga pelaksanaan belanja modal pada tiga OPD tidak sesuai ketentuan dan denda keterlambatan belum dipungut Rp515,30 juta. Serta penatausahaan retribusi sampah tidak tertib," kata Juru Bicara Fraksi NasDem DPRD Kota Makassar, M Yahya.

Secara umum, kata dia, Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) belum mencapai target. Terkhusus Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar 51,40%. Jauh dari target.

Berdasarkan data pada 2020 lalu, PAD Kota Makassar mencapai Rp1,07 trilun dari target Rp1,14 trilun atau 94,25%. Rinciannya, pajak daerah terealisasi Rp864,31 miliar dari target Rp846,69 miliar.

Retribusi daerah terealisasi Rp67,2 miliar dari target Rp76,55 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp31,87 miliar dari target Rp62 miliar. Serta, lain-lain pendapatan yang sah terealisasi Rp114,93 miliar dari target Rp158,90 miliar.

"Tentu ini menjadi perhatian dan bahan koreksi/evaluasi sehingga di tahun mendatang perolehan PAD mendapat hasil yang lebih baik," ungkap.dia.

Fraksi NasDem menilai opini WDP yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Perwakilan Sulawesi Selatan sebagai bentuk kemunduran Pemkot Makassar. Apalagi sebelumnya, selama lima tahun berturut-turut Pemkot Makassar selalu meraih opini WTP.

"Kegagalan ini kita pandang sebagai pelajaran dan kita berharap pemerintah ke depan bisa lebih profesional, produktif, berintegritas, akuntabel, dan transparan yang bermuara pada terciptanya good and clean governance," tegas dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali menilai Pemkot Makassar mesti berbenah dalam mengelola anggaran daerah. Hasil audit BPK harus segera ditindaklanjuti dengan harapan WTP bisa kembali diraih seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Jadi tertib saja, taat dengan akuntansi penganggaran yang ada," ucap dia.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved