Warga Kabupaten Blitar Dilarang Mengonsumsi Daging Sapi Tulungagung, Ada Apa?
Kamis, 24 Juni 2021 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bripka IPS Bakar Istri yang Baru 3 Bulan Dinikahi, Sempat Sebut Terbakar Akibat Kompor
Hal itu mengingat Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar berbatasan langsung. "Sesuai ketentuan, pemerintah wajib melindungi kesehatan hewan dan manusia serta ekosistemnya," terang Adi Andaka.
Sesuai data yang dihimpun, populasi sapi potong di Kabupaten Blitar, sekitar 141 ribu ekor. Kemudian sapi perah sekitar 14 ribuan ekor, kerbau dua ribuan ekor, dan kuda 170-an ekor. Terkait kasus antraks . Pada tahun 2018 lalu, di wilayah Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, juga pernah ditemukan kasus kematian sapi yang mengarah pada serangan antraks.
Baca juga: Solok Gempar, Hewan Aneh Berwajah Babi Berkuku Beruang Ditangkap di Gedung DPRD
Adi Andaka juga mengatakan, hingga menjelang hari raya Idul Adha pengawasan ternak akan terus diperketat. Termasuk di tempat pemotongan hewan , juga diawasi. "Kita tingkatkan kewaspadaan. Termasuk warga diminta segera melapor jika menemukan kasus dengan gejala yang mengarah," pungkasnya.
Hal itu mengingat Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar berbatasan langsung. "Sesuai ketentuan, pemerintah wajib melindungi kesehatan hewan dan manusia serta ekosistemnya," terang Adi Andaka.
Sesuai data yang dihimpun, populasi sapi potong di Kabupaten Blitar, sekitar 141 ribu ekor. Kemudian sapi perah sekitar 14 ribuan ekor, kerbau dua ribuan ekor, dan kuda 170-an ekor. Terkait kasus antraks . Pada tahun 2018 lalu, di wilayah Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, juga pernah ditemukan kasus kematian sapi yang mengarah pada serangan antraks.
Baca juga: Solok Gempar, Hewan Aneh Berwajah Babi Berkuku Beruang Ditangkap di Gedung DPRD
Adi Andaka juga mengatakan, hingga menjelang hari raya Idul Adha pengawasan ternak akan terus diperketat. Termasuk di tempat pemotongan hewan , juga diawasi. "Kita tingkatkan kewaspadaan. Termasuk warga diminta segera melapor jika menemukan kasus dengan gejala yang mengarah," pungkasnya.
Lihat Juga :