Pelajar di Takalar Tewas Usai Tenggak Minuman Keras Bercampur Soft Drink
Rabu, 23 Juni 2021 - 19:12 WIB
loading...
Beberapa pelajar yang menenggak minuman keras oplosan tengah menjalani perawatan di RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar. Foto: iNews/Bugma
A
A
A
TAKALAR - Seorang pelajar SMA di Kabupaten Takalar, Sulsel, tewas usai menenggak minuman keras (miras) bercampur soft drink dan minuman berenergi. Sementara delapan pelajar lain masih dirawat di RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar.
Informasi yang dihimpun, mereka melakukan pesta miras di Kampung Parang, Kelurahan Parang Luara, Kecamatang Polong Bangkeng Utara, baru-baru ini.
Baca juga:Racik dan Oplos Miras Impor Ilegal di Kamar Kos, Pria Asal Jakarta Dibekuk di Bali
"Satu orang tewas itu sudah dimakamkan. Dia ini masih sekolah kelas 2 SMA," kata Kepala Lingkungan Kampung Parang, Daeng Kio, di Kabupaten Takalar, Sulsel, Rabu (23/6/2021).
Korban meninggal itu berinisial AL (16). Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. AL dimakamkan keluarga di TPU Lingkungan Kampung Parang.
Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hardjoko, membenarkan adanya korban miras oplosan di Kelurahan Parang Luara. Sembilan pelajar ini berstatus pelajar.
Baca juga:Diduga Keracunan Minuman Keras Karyawan Hotel di Bromo Tewas
"Mereka mencampur miras dengan kandungan alkohol 100 persen, sprite dan kuku bima," ujarnya.
Hardjoko menegaskan, pihaknya akan menyelidiki kasus remaja tewas akibat miras oplosan ini, khususnya pelaku yang berinisiatif meracik minuman dan mengajak rekan-rekannya.
Informasi yang dihimpun, mereka melakukan pesta miras di Kampung Parang, Kelurahan Parang Luara, Kecamatang Polong Bangkeng Utara, baru-baru ini.
Baca juga:Racik dan Oplos Miras Impor Ilegal di Kamar Kos, Pria Asal Jakarta Dibekuk di Bali
"Satu orang tewas itu sudah dimakamkan. Dia ini masih sekolah kelas 2 SMA," kata Kepala Lingkungan Kampung Parang, Daeng Kio, di Kabupaten Takalar, Sulsel, Rabu (23/6/2021).
Korban meninggal itu berinisial AL (16). Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. AL dimakamkan keluarga di TPU Lingkungan Kampung Parang.
Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hardjoko, membenarkan adanya korban miras oplosan di Kelurahan Parang Luara. Sembilan pelajar ini berstatus pelajar.
Baca juga:Diduga Keracunan Minuman Keras Karyawan Hotel di Bromo Tewas
"Mereka mencampur miras dengan kandungan alkohol 100 persen, sprite dan kuku bima," ujarnya.
Hardjoko menegaskan, pihaknya akan menyelidiki kasus remaja tewas akibat miras oplosan ini, khususnya pelaku yang berinisiatif meracik minuman dan mengajak rekan-rekannya.
(luq)
Lihat Juga :