PPDB Dinilai Lebih Transparan, Siswa Titipan Tetap Perlu Diantisipasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 09:25 WIB
loading...
PPDB Dinilai Lebih Transparan,...
Siswa titipan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022 mulai diantisipasi. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Siswa titipan pada Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) Tahun Ajaran 2021/2022 mulai diantisipasi DPRD Makassar. Dewan bahkan menegaskan tidak akan memberikan legalitas terhadap siswa titipan.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi D DPRD Makassar , Abdul Wahab Tahir saat meninjau pelaksanaan PPDB jalur zonasi hari pertama bersama Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, di Warroom Balaikota, Senin (21/6/2021). Kata dia, keberadaan siswa titipan justru akan merusak sistem PPDB.

"Kami di Komisi D DPRD Makassar sudah konsentrasi penuh tidak memberikan legalitas apa-apa terhadap siswa titipan. Tidak boleh karena itu akan merusak sistem. Jadi silahkan membuat kebijakan tapi tidak merusak sistem yang sudah dibangun," kata Wahab.

Menurut dia, sistem PPDB tahun ini dinilai lebih transparan. Bahkan bisa dipantau secara real time melalui Warroom Balaikota. Meski begitu, legislator Partai Golkar itu tidak menampik adanya dugaan siswa titipan masih mungkin terjadi. Perlu diantisipasi.

"Dengan sistem ini semua bisa terawasi. Saya juga meninjau ini untuk mengawasi secara real time pelaksanaan PPDB," ungkap dia.

Baca Juga: PPDB Dibuka, Persoalan Server dan Titik Koordinat Dikeluhkan

Wahab bahkan secara terang-terangan menyebut banyak pihak yang mencoba menitipkan anaknya. Namun dia tidak ingin, sistem PPDB yang sudah dibangun rusak akibat adanya oknum-oknum yang ingin lolos secara instan.

"Sudah banyak yang minta tolong, tapi saya sudah tegaskan tidak akan ada yang bisa merusak sistem PPDB 2021/2022. Siapapun dia tidak boleh, kalau ada laporkan ke kami," tegas dia.

Selain itu, dia juga mewanti-wanti seluruh operator sekolah untuk tidak sesekali menyulitkan orang tua siswa. Terlebih jika mencoba bermain-main dengan memasukkan data fiktif.

"Seluruh operator saya sarankan mohon jangan minta macam-macam. Cukup minta KK dan SKL. Jangan lagi ditambah-tambah, minta lagi raport itu kasih susah lagi orang tua," ucap dia.

Baca Juga: Dewan Minta Pendaftaran PPDB SD-SMP di Makassar Dibuka 24 Jam

Sementara, Wali Kota Makassar , Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan kemungkinan adanya siswa titipan dinilai cukup sulit mengingat sistem PPDB tahun ini jauh lebih transparan. Dia memastikan pelaksanaan PPDB tahun ini cukup fair.

"Saya kira kalau begini susah siswa titipan, karena sistem yang mengolah. Kami juga mau sampaikan, semua fair, terbuka dan transparan. Tidak ada yang bisa intervensi karena sistem yang menjaga," tegas Danny.

Pelaksanaan PPDB mulai bisa dikontrol melalui Warroom di Balaikota. Termasuk memonitor jumlah pengguna yang mengakses aplikasi PPDB, serta keterisian kuota di masing-masing sekolah. Meski begitu, pemerintah tetap membuka posko pengaduan untuk mengantisipasi adanya berbagai kemungkinan yang terjadi.

"Mudah-mudahan ini (PPDB) tetap berlangsung dengan baik, tapi kami tetap melapisi kemungkinan yang terjadi dengan membuka posko pengaduan 24 jam. Di hari pertama, baru dia laporan yang kita terima itu pun sifatnya administratif. Kesalahan dari pendaftar," beber dia.

Baca Juga: Posko Pelayanan Aduan PPDB Zonasi Dibuka di Tiap Sekolah
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siti Maemunah, Satu-satunya...
Siti Maemunah, Satu-satunya Siswi Baru SDN 4 Dimoro Grobogan Hasil PPDB 2024
Tahap I Diumumkan, Ini...
Tahap I Diumumkan, Ini Aturan Jalur Zonasi PPDB Jabar 2024
Begini Aturan Zonasi...
Begini Aturan Zonasi di PPDB Jabar 2024, Persiapan Daftar Tahap 2
Server PPDB Jabar Down,...
Server PPDB Jabar Down, Sekda Herman Minta Operator Sekolah Bantu Pendaftar
Peras Kepala Sekolah...
Peras Kepala Sekolah di Cimahi, Mantan Pegawai Kejaksaan Diringkus
Miris! SMP Islam di...
Miris! SMP Islam di Surabaya Hanya Mendapatkan 1 Siswa Baru saat PPDB
Ini 9 Poin Rawan Korupsi...
Ini 9 Poin Rawan Korupsi PPDB, KPK: Kami Pantau Terus
4 Jalur Penerimaan Murid...
4 Jalur Penerimaan Murid Baru di SPMB 2025, Ada Kuota Baru untuk Pengurus OSIS!
PPDB Resmi Diganti Jadi...
PPDB Resmi Diganti Jadi SPMB, Mendikdasmen: Bukan Sekedar Nama Baru
Rekomendasi
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved