HUT Ke-14 Pemda KBB, Hengki Kurniawan Ajak Masyarakat Bangkit Bergerak Berjuang Bersama
Senin, 21 Juni 2021 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
Penurunan juga terjadi pada laju pertumbuhan ekonomi yang turun signifikan hingga minus 2,41 persen dari target 6,04 persen. Akibatnya daya beli masyarakat juga menurun menjadi hingga Rp334.000. Sedangkan laju pertumbuhan penduduk berhasil ditekan mencapai 0,07 persen.
Kehadiran pandemi Covid-19 juga membuat sektor industri harus mengurangi produksinya, bahkan ada yang berhenti total sehingga berimbas kepada PHK secara massal. Akibatnya tingkat pengangguran terbuka meroket hingga 12,25 persen dari angka 8,17 persen pada tahun sebelumnya.
Indeks pendidikan pada tahun 2020 berhasil terealisasi sebesar 60,27 dari target 70,04, dengan harapan lama sekolah (HLS) 11,87 tahun dan rata-rata lama sekolah 8,19 tahun. Meski sedang pandemi Covid-19 secara keseluruhan indeks kesehatan mengalami peningkatan mencapai 80,52 poin dibanding tahun sebelumnya sebesar 80,22 poin.
Sedangkan pada urusan sosial, angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tertangani meningkat menjadi 52,10 persen dari realisasi tahun 2019 yang mencapai 51,93 persen.
Capaian tersebut melampaui target RPJMD sebesar 49,73 persen. Untuk urusan pangan, skor Pola Pangan Harapan (PPH) mengalami peningkatan menjadi 83,03 poin dari asalnya 83 di tahun sebelumnya.
Dampak pandemi juga sangat dirasakan pada sektor wisata. Jumlah kunjungan wisatawan selama 2020 hanya 4.088.811 dari sebelumnya 6.531.026 pada tahun 2019.
Kehadiran pandemi Covid-19 juga membuat sektor industri harus mengurangi produksinya, bahkan ada yang berhenti total sehingga berimbas kepada PHK secara massal. Akibatnya tingkat pengangguran terbuka meroket hingga 12,25 persen dari angka 8,17 persen pada tahun sebelumnya.
Indeks pendidikan pada tahun 2020 berhasil terealisasi sebesar 60,27 dari target 70,04, dengan harapan lama sekolah (HLS) 11,87 tahun dan rata-rata lama sekolah 8,19 tahun. Meski sedang pandemi Covid-19 secara keseluruhan indeks kesehatan mengalami peningkatan mencapai 80,52 poin dibanding tahun sebelumnya sebesar 80,22 poin.
Sedangkan pada urusan sosial, angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tertangani meningkat menjadi 52,10 persen dari realisasi tahun 2019 yang mencapai 51,93 persen.
Capaian tersebut melampaui target RPJMD sebesar 49,73 persen. Untuk urusan pangan, skor Pola Pangan Harapan (PPH) mengalami peningkatan menjadi 83,03 poin dari asalnya 83 di tahun sebelumnya.
Dampak pandemi juga sangat dirasakan pada sektor wisata. Jumlah kunjungan wisatawan selama 2020 hanya 4.088.811 dari sebelumnya 6.531.026 pada tahun 2019.
Lihat Juga :