COVID-19 Menggila Satu Dusun Lockdown, Wabup Malang: 1 Keluarga Isolasi di Puskesmas
Minggu, 20 Juni 2021 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
"Yang terpapar COVID-19 ada satu keluarga, mereka berjumlah lima orang. Saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Sitiarjo, untuk memudahkan penanganan. Sementara di Dusun Rowoterate dilakukan PPKM, agar penularan COVID-19 dapat dicegah," tegasnya.
Dia juga mengatakan, seluruh sumber daya yang ada dikerahkan untuk mengatasi penularan COVID-19 . Penelusuran dan pemeriksaan kesehatan warga terus dilakukan, dan untuk kebutuhan makanan warga yang menjalani isolasi mandiri juga telah dipenuhi. "Kami mengimbau warga untuk taat protokol kesehatan," tegasnya.
Baca juga: COVID-19 Menggila, Petugas Gabungan Bubarkan Paksa Pesta Pernikahan Anak Kepala Dusun
Sementara menurut anggota Tagana Kabupaten Malang, Syaiful Arif kasus COVID-19 ini muncul usai digelar hajatan manten satu minggu lalu. Usai hajatan, ada beberapa warga yang sakit dan gejalanya mirip COVID-19 , akhirnya dilakukan rapid test antigen.
"Hasil rapid test antigen terhadap warga yang dilakukan secara acak, ditemukan lima warga reaktif. Sehingga dilanjutkan dengan swab PCR dan hasilnya keluar pada Jumat (18/6/2021), mereka positif COVID-19 . Akhirnya diputuskan warga satu dusun tersebut di lockdown," tegasnya.
Baca juga: Tapanuli Tengah Gempar, Ribuan Ikan Dari Dasar Laut Bermunculan ke Permukaan
Dia juga mengatakan, seluruh sumber daya yang ada dikerahkan untuk mengatasi penularan COVID-19 . Penelusuran dan pemeriksaan kesehatan warga terus dilakukan, dan untuk kebutuhan makanan warga yang menjalani isolasi mandiri juga telah dipenuhi. "Kami mengimbau warga untuk taat protokol kesehatan," tegasnya.
Baca juga: COVID-19 Menggila, Petugas Gabungan Bubarkan Paksa Pesta Pernikahan Anak Kepala Dusun
Sementara menurut anggota Tagana Kabupaten Malang, Syaiful Arif kasus COVID-19 ini muncul usai digelar hajatan manten satu minggu lalu. Usai hajatan, ada beberapa warga yang sakit dan gejalanya mirip COVID-19 , akhirnya dilakukan rapid test antigen.
"Hasil rapid test antigen terhadap warga yang dilakukan secara acak, ditemukan lima warga reaktif. Sehingga dilanjutkan dengan swab PCR dan hasilnya keluar pada Jumat (18/6/2021), mereka positif COVID-19 . Akhirnya diputuskan warga satu dusun tersebut di lockdown," tegasnya.
Baca juga: Tapanuli Tengah Gempar, Ribuan Ikan Dari Dasar Laut Bermunculan ke Permukaan
Lihat Juga :