Susul Makassar, Maros Siap Terapkan PSBB Tekan Covid-19
Senin, 20 April 2020 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Davied mengimbuhkan ada beberapa poin yang harus dipenuhi sebelum mengusulkan PSBB. Mulai dari tingkat kematian dan sebaran covid-19. Sejauh ini, baru delapan kecamatan yang sudah terjangkit wabah tersebut. "Beda sama Makassar, hampir secara keseluruhan," kata dia.
Pemkab Maros, lanjut dia, juga masih harus mendata warganya yang terdampak covid-19. Termasuk mengkaji dampak bila PSBB diterapkan mengingat aktivitas warga akan dibatasi. "Jangan sampai kita tidak siap memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat secara mendasar. Ya tapi kita akan tetap mengarah ke sana (PSBB)," tambahnya.
Dia pun mengaku sebelumnya telah membangun Posko PSBB secara bertahap di beberapa titik, baik tingkat kecamatan maupun kelurahan dan desa jika pengusulusan PSBB tersebut diberlakukan. "Jadi kami telah menyiapkan titik di tingkat kecamatan/desa. Di antaranya yakni batas Kota Makassar-Maros. Kemudian posko besarnya di Moncongloe, Bantimurung dan Kalibone," urainya.
Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, menambahkan hingga saat ini, jumlah warga Maros yang terpapar virus corona tercatat 22 orang. Dari puluhan kasus tersebut, baru lima orang yang berhasil sembuh.
"Data yang ada sama kami per Minggu, 19 April 2020 yakni Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 157, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 15 orang, dan positif 22 orang, dimana yang sembuh sebanyak lima orang. Kami berharap pasien yang sembuh akan bertambah, dan wabah ini segera berlalu," tandasnya.
Pemkab Maros, lanjut dia, juga masih harus mendata warganya yang terdampak covid-19. Termasuk mengkaji dampak bila PSBB diterapkan mengingat aktivitas warga akan dibatasi. "Jangan sampai kita tidak siap memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat secara mendasar. Ya tapi kita akan tetap mengarah ke sana (PSBB)," tambahnya.
Dia pun mengaku sebelumnya telah membangun Posko PSBB secara bertahap di beberapa titik, baik tingkat kecamatan maupun kelurahan dan desa jika pengusulusan PSBB tersebut diberlakukan. "Jadi kami telah menyiapkan titik di tingkat kecamatan/desa. Di antaranya yakni batas Kota Makassar-Maros. Kemudian posko besarnya di Moncongloe, Bantimurung dan Kalibone," urainya.
Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, menambahkan hingga saat ini, jumlah warga Maros yang terpapar virus corona tercatat 22 orang. Dari puluhan kasus tersebut, baru lima orang yang berhasil sembuh.
"Data yang ada sama kami per Minggu, 19 April 2020 yakni Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 157, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 15 orang, dan positif 22 orang, dimana yang sembuh sebanyak lima orang. Kami berharap pasien yang sembuh akan bertambah, dan wabah ini segera berlalu," tandasnya.
(tri)
Lihat Juga :