Suara Hati Keluarga Pimred Media Online yang Tewas Ditembak di Simalungun
Sabtu, 19 Juni 2021 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Farida mengaku, penembakan terhadap Marshal bukan serangan pertama terhadap sang adik. Beberapa tahun lalu rumahnya juga pernah dirusak orang tak dikenal.
Farida menduga penyerangan terhadap Marsal saat ini juga terkait pemberitaannya. "Tiga tahun lalu Marsal juga pernah dikeroyok terkait pemberitaan," tukasnya.
Farida berharap Polisi bisa mengungkap kasus pembunuhan terhadap adiknya. Ia juga meminta agar pelaku dihukum berat. "Kami keluarga sangat kehilangan dan berharap agar Pak Kapolda dan jajarannya dapat segera menangkap pelaku," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemimpin Redaksi media online lassernewstoday.com, Mara Salem Harahap ditembak hingga tewas orang tak dikenal tak jauh dari rumahnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.
Marasalem diduga dibunuh karena media online miliknya kerap memberitakan dugaan penyelewangan yang dilakukan pejabat BUMN, maraknya peredaran narkoba dan judi di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun. Dia juga kerap memberitakan bisnis hiburan malam yang diduga melanggar aturan.
Farida menduga penyerangan terhadap Marsal saat ini juga terkait pemberitaannya. "Tiga tahun lalu Marsal juga pernah dikeroyok terkait pemberitaan," tukasnya.
Farida berharap Polisi bisa mengungkap kasus pembunuhan terhadap adiknya. Ia juga meminta agar pelaku dihukum berat. "Kami keluarga sangat kehilangan dan berharap agar Pak Kapolda dan jajarannya dapat segera menangkap pelaku," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemimpin Redaksi media online lassernewstoday.com, Mara Salem Harahap ditembak hingga tewas orang tak dikenal tak jauh dari rumahnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.
Marasalem diduga dibunuh karena media online miliknya kerap memberitakan dugaan penyelewangan yang dilakukan pejabat BUMN, maraknya peredaran narkoba dan judi di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun. Dia juga kerap memberitakan bisnis hiburan malam yang diduga melanggar aturan.
(msd)
Lihat Juga :