PHI Sebut Ada Alasan Lain Amiruddin Mundur dari Jabatan Sekda Wajo
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:10 WIB
loading...
Surat pengunduran diri Amiruddin sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) Wajo ke Bupati. Foto: Istimewa
A
A
A
WAJO - Pelita Hukum Independen (PHI) Wajo menyebut ada alasan lain yang membuat Amiruddin mundur sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wajo . Bukan semata desakan karena persoalan administrasi persuratan, namun juga terkait persoalan hukum.
Ketua PHI Wajo, Sudirman mengatakan, tahun 2013 lalu, Amiruddin merupakan orang nomor satu di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wajo. Saat itu, Amiruddin diduga kuat menerima aliran dana suap menyuap terkait hasil CPNS tahun 2013.
Baca juga:DPRD, Mahasiswa dan Netizen di Wajo Suarakan Gerakan Ganti Sekda
"Kemarin seandainya PHI jadi aspirasi ke DPRD Kabupaten Wajo, kami akan ungkap rekam jejak dari Amiruddin selama menjadi pejabat di Wajo, termasuk kasus suap menyuap CPNS tahun 2013. Namun itu kami urungkan sebab kemarin Amiruddin meminta untuk tidak melakukan itu dan menyatakan bersiap mundur sebagai Sekda jika aspirasi itu kami batalkan," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (17/6/2021).
"Amiruddin ini orang pintar dan ASN terbaik di Kabupaten Wajo, tidak mungkin hanya dengan persoalan surat dan perhitungan TPP beliau mau mundur, justru karena ada kasus dugaan suap menyuap yang mulai terendus dan diketahui masyarakat sehingga ia memilih mundur," katanya.
Ketua PHI Wajo, Sudirman mengatakan, tahun 2013 lalu, Amiruddin merupakan orang nomor satu di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wajo. Saat itu, Amiruddin diduga kuat menerima aliran dana suap menyuap terkait hasil CPNS tahun 2013.
Baca juga:DPRD, Mahasiswa dan Netizen di Wajo Suarakan Gerakan Ganti Sekda
"Kemarin seandainya PHI jadi aspirasi ke DPRD Kabupaten Wajo, kami akan ungkap rekam jejak dari Amiruddin selama menjadi pejabat di Wajo, termasuk kasus suap menyuap CPNS tahun 2013. Namun itu kami urungkan sebab kemarin Amiruddin meminta untuk tidak melakukan itu dan menyatakan bersiap mundur sebagai Sekda jika aspirasi itu kami batalkan," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (17/6/2021).
"Amiruddin ini orang pintar dan ASN terbaik di Kabupaten Wajo, tidak mungkin hanya dengan persoalan surat dan perhitungan TPP beliau mau mundur, justru karena ada kasus dugaan suap menyuap yang mulai terendus dan diketahui masyarakat sehingga ia memilih mundur," katanya.
Lihat Juga :