Ada Faktor Asmara Sesama Jenis di Balik Kasus Mayat Terbakar di Maros
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Polisi Berhasil Ungkap Identitas Mayat Hangus di Maros
"Di mana korban duduk pada posisi paling belakang dengan satu motor, boncengan tiga. Di perjalanan mengambil HP korban dan melihat percakapan korban di Whatsapp dan Facebook. Inilah yang mengakibatkan MA cemburu dan berujung pertengkaran," ujar Merdisyam.
Sekitar pukul 21.00 Wita MA, AI dan Rian tiba di Hotel. Korban masih terlibat cekcok dengan MA di lobi. Sekitar pukul 00.00 Wita tersangka lainnya DAS dan FS masuk menuju kamar 405 di mana di dalam kamar sudah ada D yang kini buron.
"Sekitar pukul 02.00 Wita. MA melakukan hubungan sesama jenis dengan korban. Sekitar pukul 05.00 Wita terjadi pengeroyokan terhadap korban terhadap pelaku dan teman-temannya yang empat orang itu, termasuk DPO," tutur Merdisyam .
Sekitar pukul 09.00 Wita MA, D dan DAS membawa korban yang sudah babak belur ke rumah pelaku utama wanita, H di Jalan Sungai Limboto, Makassar. Mereka menggunakan taksi online setelah menginap di hotel. Di lokasi itulah korban kembali dianiaya dengan tangan kosong dan ikat pinggal oleh MA.
Baca juga: Warga Mallawa Digegerkan dengan Penemuan Mayat yang Terbakar
"Karena korban sempat mencoba melarikan diri tetapi diketahui sehingga membuat marah tersangka MA. Pada hari Kamis 10 Juni 2021, pukul 06 00 Wita korban meninggal dunia dan disaksikan teman-teman pelaku lain," ujarnya.
"Di mana korban duduk pada posisi paling belakang dengan satu motor, boncengan tiga. Di perjalanan mengambil HP korban dan melihat percakapan korban di Whatsapp dan Facebook. Inilah yang mengakibatkan MA cemburu dan berujung pertengkaran," ujar Merdisyam.
Sekitar pukul 21.00 Wita MA, AI dan Rian tiba di Hotel. Korban masih terlibat cekcok dengan MA di lobi. Sekitar pukul 00.00 Wita tersangka lainnya DAS dan FS masuk menuju kamar 405 di mana di dalam kamar sudah ada D yang kini buron.
"Sekitar pukul 02.00 Wita. MA melakukan hubungan sesama jenis dengan korban. Sekitar pukul 05.00 Wita terjadi pengeroyokan terhadap korban terhadap pelaku dan teman-temannya yang empat orang itu, termasuk DPO," tutur Merdisyam .
Sekitar pukul 09.00 Wita MA, D dan DAS membawa korban yang sudah babak belur ke rumah pelaku utama wanita, H di Jalan Sungai Limboto, Makassar. Mereka menggunakan taksi online setelah menginap di hotel. Di lokasi itulah korban kembali dianiaya dengan tangan kosong dan ikat pinggal oleh MA.
Baca juga: Warga Mallawa Digegerkan dengan Penemuan Mayat yang Terbakar
"Karena korban sempat mencoba melarikan diri tetapi diketahui sehingga membuat marah tersangka MA. Pada hari Kamis 10 Juni 2021, pukul 06 00 Wita korban meninggal dunia dan disaksikan teman-teman pelaku lain," ujarnya.
Lihat Juga :