Ciptakan Kekebalan Kelompok, Paling Efisien Vaksinasi Dilakukan pada Kalangan Muda
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Dalam edukasinya yang diikuti 200 viewer tersebut, Sandra Sinthya mengatakan, sebagian besar populasi masyarakat perlu divaksinasi untuk menurunkan jumlah keseluruhan virus yang terus menyebar di seluruh populasi. "Hal yang paling efisien adalah vaksinasi covid kepada kelompok anak muda dengan rentan umur dimulai dari usia 18 tahun," imbuhnya.
Dia memuji langkah pemerintah beberapa waktu lalu yang melakukan vaksinasi kepada masyarakat untuk rentan usia di atas 18 tahun. Sebab, data menunjukan bahwasannya 57 persen penderita atau yang terpapar Virus COVID- 19 di Indonesia adalah kelompok masyarakat dengan usia 31-59 tahun dan sangat berpengaruh mencapai kekebalan komunal.
Pada edukasi kesehatan di Live Instagram bertajuk "Vaksin COVID-19 Usia 18+" tersebut, dijelaskan pula manfaat vaksinasi. Antara lain, vaksinasi mampu mengurangi gejala berat apabila terpapar virus COVID-19, resiko kematian sangat kecil, menghambat virus corona bermutasi. Baca juga: Didampingi Ridwan Kamil, Jokowi: Vaksinasi Massal di Bekasi Jadi Percontohan Nasional
"Syarat mendapatkan vaksin adalah kondisi tubuh sehat dan normal. Dan sama sekali tidak benar akan informasi ketika mendapat vaksin, virus Corona akan disusupkan ke dalam tubuh. Karena pada dosis vaksin, terdapat virus yang sudah dimatikan yang bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh," pungkasnya.
Dia memuji langkah pemerintah beberapa waktu lalu yang melakukan vaksinasi kepada masyarakat untuk rentan usia di atas 18 tahun. Sebab, data menunjukan bahwasannya 57 persen penderita atau yang terpapar Virus COVID- 19 di Indonesia adalah kelompok masyarakat dengan usia 31-59 tahun dan sangat berpengaruh mencapai kekebalan komunal.
Pada edukasi kesehatan di Live Instagram bertajuk "Vaksin COVID-19 Usia 18+" tersebut, dijelaskan pula manfaat vaksinasi. Antara lain, vaksinasi mampu mengurangi gejala berat apabila terpapar virus COVID-19, resiko kematian sangat kecil, menghambat virus corona bermutasi. Baca juga: Didampingi Ridwan Kamil, Jokowi: Vaksinasi Massal di Bekasi Jadi Percontohan Nasional
"Syarat mendapatkan vaksin adalah kondisi tubuh sehat dan normal. Dan sama sekali tidak benar akan informasi ketika mendapat vaksin, virus Corona akan disusupkan ke dalam tubuh. Karena pada dosis vaksin, terdapat virus yang sudah dimatikan yang bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :